Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diumumkan Siang Ini, Begini Proyeksi Inflasi September 2022

Inflasi pada September 2022 diperkirakan berada di kisaran 5,88 persen hingga 6,08 persen yoy.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  09:13 WIB
Diumumkan Siang Ini, Begini Proyeksi Inflasi September 2022
Pedagang menata sayuran yang dijual di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (27/1/2020). - ANTARA / Sigid Kurniawan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi pada siang ini, Senin (3/10/2022) pukul 11.00 WIB.

Bersamaan dengan data inflasi, BPS juga akan mengumumkan tiga data lainnya, yakni perkembangan Indeks Harga Perdagangan Besar, Nilai Tukar Petani dan Harga Produsen Gabah, serta Pariwisata dan Transportasi Nasional.

Keempat data tersebut nantinya akan diumumkan langsung oleh Kepala BPS Margo Yuwono secara hybrid, melalui tatap muka, Microsoft Teams, dan Youtube BPS.

Adapun sejumlah lembaga hingga ekonom telah membagikan prediksi tingkat inflasi untuk September 2022.

Berikut ini sejumlah prediksi inflasi September 2022:

Bank Indonesia

Bank Indonesia (BI) memprediksi tingkat inflasi secara tahunan mencapai 5,88 persen (year-on-year/yoy) pada September 2022. Sementara secara bulanan, inflasi diprediksi sebesar 1,10 persen (month-to-month/mtm).

Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter BI Wahyu Agung Nugroho menyampaikan, penyebab tingginya inflasi pada bulan tersebut utamanya dipicu oleh naiknya harga BBM yang diterapkan pemerintah pada awal September lalu.

“Inflasi tahunan September 2022 diperkirakan 5,88 persen untuk September ini atau 1,1 persen secara bulanan, ini komponennya mostly dari kenaikan harga bensin yang menyumbang 0,91 persen terhadap inflasi,” kata Wahyu, Sabtu (1/9/2022).

Celios

Center of Economic and Law Studies (CELIOS) memperkirakan inflasi pada September 2022 bakal meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Direktur sekaligus Ekonom Celios Bhima Yudhistira Adhinegara menyampaikan, inflasi pada September 2022 diprediksi berada di level 6,2 persen yoy.

“Inflasi dari sisi harga yang diatur pemerintah akan mendominasi inflasi umum dan mendorong inflasi bahan pangan,” kata Bhima kepada Bisnis, Senin (3/10/2022).

Proyeksi yang cukup tinggi tersebut diperkirakan bakal bertahan dalam 6 bulan kedepan. Adapun hingga akhir 2022, inflasi diperkirakan berada di kisaran 5,5 persen hingga 6,7 persen yoy.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), Faisal Rachman memperkirakan inflasi secara tahunan akan menyentuh 6,08 persen yoy pada September 2022 atau meningkat dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 4,69 persen.

Kemudian secara bulanan, inflasi juga diprediksi melonjak sebesar 1,29 persen mtm, dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami deflasi 0,21 persen. 

Inflasi yang melonjak tersebut, utamanya didorong oleh naiknya harga bahan bakar minyak jenis Pertalite dan Solar, masing-masing sebesar 30,72 persen dan 32,04 persen.

Adapun, hingga akhir tahun, tingkat inflasi diprediksi mencapai 6,27 persen, atau berada jauh dari target kisaran BI di 3 persen plus minus 1 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi indeks harga konsumen BPS inflasi inti
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top