Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suku Bunga Naik, Sektor Manufaktur Bahan Konstruksi Terimbas?

Lebih dari 70 persen pembelian rumah melalui penggunaan kredit perumahan rakyat (KPR).
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 23 September 2022  |  19:17 WIB
Suku Bunga Naik, Sektor Manufaktur Bahan Konstruksi Terimbas?
Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani - Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kalangan pengusaha memperkirakan sektor industri yang terkait dengan bisnis properti akan terkena imbas dari kenaikan suku bunga acuan. Beberapa industri yang dinilai rentan adalah besi baja, kaca, keramik, dan semen. 

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani mengatakan rentannya sejumlah sektor industri tersebut terkena dampak kenaikan suku bunga sejalan dengan potensi melemahnya permintaan pasar properti. 

"Sektor industri yang terkait properti, misalnya besi baja, kaca, keramik dan semen karena turunan dari dampak kenaikan bunga KPR membuat demand melemah," ujarnya kepada Bisnis, Jumat (24/9/2022). 

Menurut Shinta, kondisi tersebut tidak lepas dari besarnya persentase penggunaan kredit perumahan rakyat (KPR) dalam pembelian properti. Dia mencatat, lebih dari 70 persen pembelian properti menggunakan KPR. 

"Artinya, suku bunga merupakan variabel paling penting untuk melihat tren subsektor industri yang berkaitan dgn properti," kata Shinta. 

Sebagaimana diketahui, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 21-22 September 2022 memutuskan kenaikan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,25 persen. 

Sejalan dengan keputusan ini, BI menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 50 basis poin menjadi 3,5 persen dan suku bunga Lending Facility menjadi 5,0 persen.

Keputusan ini diambil sebagai langkah front loaded dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi, serta memastikan inflasi inti kembali ke sasaran 2-4 persen pada paruh kedua 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Suku Bunga properti bisnis properti konstruksi jasa konstruksi semen industri semen
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top