Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menteri Suharso: IKN Tak Mesti jadi Proyek Strategis Nasional

Hal ini karena karena berbagai pembangunan di dalam IKN sudah termasuk PSN.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 07 September 2022  |  19:14 WIB
Menteri Suharso: IKN Tak Mesti jadi Proyek Strategis Nasional
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa (kiri) bersama Anggota DPR fraksi Demokrat Hinca Panjaitan (kanan) bersiap mengikuti rapat panitia kerja dengan Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/1/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, BELITUNG — Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional atau PPN Suharso Monoarfa menilai bahwa ibu kota nasional atau IKN tidak mesti menjadi proyek strategis nasional atau PSN, karena berbagai pembangunan di dalamnya sudah termasuk PSN.

Hal tersebut disampaikan Suharso sebagai respons atas adanya permintaan Presiden Joko Widodo agar IKN dijadikan PSN. Suharso berpandangan bahwa tidak masalah jika pembangunan IKN tidak berstatus sebagai PSN.

Alasannya, berbagai pembangunan yang berlangsung di area IKN sudah tergolong sebagai PSN. Misalnya, pembangunan Bendungan Sepaku Semoi merupakan PSN yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Automatically [IKN] itu sudah suatu proyek besar, proyek nasional. Saya kira tidak lagi harus diputuskan seperti itu [sebagai PSN] karena hampir semua kegiatan-kegiatan yang ada di dalam IKN itu merupakan bagian dari PSN,” ujar Suharso pada Rabu (7/9/2022) di Tanjung Binga, Belitung.

Dia menjelaskan bahwa pembangunan jalan-jalan utama dan bandara pendukung IKN merupakan PSN. Oleh karena itu, menurutnya, status PSN atau bukan tidak akan mengganggu pembangunan IKN.

Suharso pun menyebut bahwa mekanisme pembiayaan pembangunan IKN sudah berjalan lancar, yakni melalui belanja kementerian dan lembaga. Menurutnya, pembiayaan IKN akan tetap berjalan baik dengan kondisi saat ini.

“Mungkin mulai 2024 sudah langsung oleh [badan] otorita itu sendiri,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya untuk menetapkan IKN menjadi PSN, dalam upaya percepatan pembangunan. Jokowi menilai status PSN akan mempermudah pembangunan IKN.

“Bapak Presiden juga mengarahkan agar khusus untuk ibu kota juga ditetapkan sebagai proyek PSN, karena tentunya ini akan mempermudah dan akselerasi daripada pembangunan ibu kota,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (6/9/2022).

Selain memberikan arahan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa Jokowi juga meminta agar keseluruhan proyek strategis nasional dapat selesai secara fisik sebelum 2024. Artinya, tersisa waktu sekitar 15—16 bulan untuk menyelesaikannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN proyek strategis nasional (PSN) Suharso Monoarfa
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top