Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Detik-detik Harga BBM Bakal Naik, Gimana Nasib Tarif Ojol?

Kemenhub menyebut rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite akan menjadi pertimbangan atas rencana kenaikan tarif ojek online.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 31 Agustus 2022  |  17:41 WIB
Detik-detik Harga BBM Bakal Naik, Gimana Nasib Tarif Ojol?
Pengemudi ojek online mengisi BBM di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jakarta, Selasa (14/4/2020). PT Pertamina (persero) membuat program khusus selama masa darurat pandemi virus corona atau Covid-19 untuk para pengemudi ojol. Pertamina meluncurkan layanan khusus untuk para ojol berupa cashback saldo LinkAja dengan maksimal nilai Rp15.000 per hari, untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina melalui aplikasi MyPertamina. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite akan menjadi bahan pertimbangan dalam penentuan kenaikan tarif ojek online.

Seperti diketahui, tarif ojek online (ojol) baru yang tertuang di Keputusan Menteri Perhubungan (KM) No.564/2022 kembali ditunda penerapannya seperti yang diumumkan pada Senin (29/8/2022). Awalnya, Kemenhub merencanakan tarif baru mulai diterapkan pada hari itu.

"Kita menunggu perkembangan dan situasi dan masukan. [Pengumuman kenaikan harga BBM] salah satunya," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno kepada Bisnis, Rabu (31/8/2022).

Saat ini, beredar kabar pemerintah akan segera mengumumkan kenaikan harga BBM untuk mulai diterapkan esok hari.

Kendati demikian, saat dikonfirmasi, Hendro tidak menginformasikan kapan tarif baru ojol akan diberlakukan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat ditemui di Istana Negara pada Senin (29/8/2022), mengungkap arahan Presiden Joko Widodo untuk menjaring aspirasi seluruh stakeholders, tidak terkecuali pengguna jasa dan pengemudi.

"Saya masih ada waktu satu minggu untuk bicara dengan mereka [stakeholders]. Arahan Pak Presiden adalah bahwa rakyat ini didengar suaranya, masyarakat pengguna ojek, pengendara ojek kita dengar," ujar Budi Karya.

Pemberlakuan kenaikan tarif ojek online yang tertuang dalam KM No.564/2022 sebelumnya telah diundur dari 25 hari setelah aturan terbit (29 Agustus 2022), dan kini sampai dengan waktu yang tidak ditetapkan.

Perusahaan aplikasi seperti Grab dan Gojek pun menyatakan bahwa tarif yang diberlakukan saat ini untuk layanan sepeda motor masih sama sebelum adanya aturan kenaikan tarif.

Contohnya, dari pantauan Bisnis, tarif minimal GrabBike maupun GoRide di DKI Jakarta untuk jarak di bawah 1 kilometer sampai dengan di bawah 3 kilometer masih sebesar Rp14.000.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif ojol grab indonesia Gojek Harga BBM Kemenhub subsidi bbm Ojek Online Goto
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top