Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Luar Ekspektasi, Aktivitas Sektor Jasa AS Naik ke Level Tertinggi Sejak Mei 2022

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Institute for Supply Management non-manufaktur naik menjadi 56,7 pada Juli 2022 dari 55,3 bulan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  06:28 WIB
Di Luar Ekspektasi, Aktivitas Sektor Jasa AS Naik ke Level Tertinggi Sejak Mei 2022
Ilustrasi - Warga AS Stephanie Anderson dan rekannya, Gypsy, dari Los Angeles, menunggu untuk berangkat dari Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta menjelang liburan Thanksgiving saat pandemi penyakit virus Corona (Covid-19), di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Senin (23/11/2020)./Antara - Reuters/Chris Aluka Berry
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pertumbuhan di sektor jasa Amerika Serikat (AS) secara tak terduga menguat ke level tertinggi dalam tiga bulan pada Juli 2022 karena aktivitas dan pesanan bisnis yang lebih kuat.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (4/8/2022), Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers' Index/PMI) Institute for Supply Management non-manufaktur naik menjadi 56,7 pada Juli 2022 dari 55,3 bulan sebelumnya.

Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi dan melebihi perkiraan paling optimis dalam survei ekonom Bloomberg. Proyeksi median adalah 53,5.

Indeks aktivitas bisnis ISM, yang sejajar dengan indeks manufaktur ISM, naik ke level tertinggi sejak awal tahun, sementara pertumbuhan pesanan baru merupakan yang paling sehat dalam empat bulan.

Data sektor jasa berbeda dengan laporan ISM terpisah pada hari Senin yang menunjukkan manufaktur tumbuh pada laju paling lambat hanya dalam dua tahun karena lebih banyak pabrik menghentikan produksi dalam menghadapi pesanan yang menyusut dan meningkatnya persediaan.

Permintaan barang telah turun karena konsumen mengalihkan lebih banyak pengeluaran mereka ke layanan dalam pengaturan ulang pandemi.

Laporan ISM juga berbanding terbalik dengan data S&P Global yang menunjukkan sektor jasa mengalami kontraksi bulan lalu untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

Data S&P mengungkapkan penurunan tajam dalam output dan kepercayaan bisnis pada permintaan yang lebih lemah, harga tinggi, dan kondisi keuangan yang ketat.

Sebanyak 13 industri jasa dalam survei ISM melaporkan pertumbuhan bulan lalu, dipimpin oleh pertambangan dan real estate, sementara tiga menunjukkan kinerja yang menurun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi as data ekonomi as pmi
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top