Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekonomi Global Suram, Airlangga: Semua Harga Komoditas Naik!

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan semua harga komoditas naik. Apa penyebabnya?
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  12:05 WIB
Ekonomi Global Suram, Airlangga: Semua Harga Komoditas Naik!
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat pembukaan pembukaan perdagangan Bursa di BEI, Jakarta, Senin (3/1 - 2021). Bisnis
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi perekonomian global menghadapi gejolak akibat perang Rusia vs Ukraina dan stagflasi. Imbasnya, semua harga komoditas mengalami kenaikan.

Hal itu disampaikan Airlangga dalam acara webinar Bisnis Indonesia Mid Year Economic Outlook 2022: Prospek Ekonomi Indonesia di Tengah Perubahan Geopolitik PascaPandemi pada Selasa (2/8/2022).

"Komoditas utama dari Rusia seperti gas dan mental serta Ukraina seperti gandum naik. Akibatnya, beberapa negara inflasinya tinggi. [Inflasi] Brasil hampir 12 persen, Eropa 9,5 persen, AS 9 persen, Singapura 5,61 persen. Ini gak pernah terjadi sebelumnya," ujar Airlangga.

Dia menuturkan harga semua komoditas telah bertengger di atas indeks 100 jika dibandingkan dengan benchmark pada 2019. Komoditas yang mengalami kenaikan harga, antara lain pupuk, energi, metal, hingga produk pertanian.

Bukan itu saja, dia mengatakan biaya logistik dan ketersediaan komoditas membuat harga-harga melonjak. Per Juli 2022, indeks WCI dunia sebesar US$7.050,94 per kontainer 50 kaki, tetapi nlai ini masih 8 persen lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Indeks ini cenderung menurun setelah pernah mencapai posisi tertinggi sebesar US$10.360,87 per kontainer 40 kaki, namun masih sangat jauh di atas harga rata-rata.

"Hal tersebut memberikan tekanan terhadap global supply change. Namun, kita lihat trade forecast juga menurun sehingga ini memberikan tekanan terhadap perekonomian," imbuhya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airlangga hartarto Perang Rusia Ukraina harga komoditas
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top