Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hipmi Beberkan Kiat Agar Penerimaan Pajak Pemerintah Optimal

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai perlunya strategi ekstensifikasi penerimaan pajak untuk mengantisipasi krisis ekonomi global.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  18:00 WIB
Hipmi Beberkan Kiat Agar Penerimaan Pajak Pemerintah Optimal
Petugas melayani wajib pajak di salah satu kantor pelayanan pajak pratama di Jakarta, Senin (20/6/2022). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menilai perlunya strategi ekstensifikasi penerimaan pajak oleh pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan negara.

Dengan data yang kian terhubung, Ditjen Pajak bisa melakukan pengawasan terhadap wajib pajak yang telah memenuhi syarat subjektif dan objektif.

Ketua Umum Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat Hipmi Anggawira mengatakan program tax amnesty baru-baru ini diadakan dinilai kurang banyak peminat karena tarifnya terlalu tinggi juga.

“Jadi mungkin dipikirkan ke depannya untuk memperluas wajib pajak agar database pajak bisa makin membaik. Strateginya harus ekstensifikasi yang lebih luas apalagi sudah terhubung data-data perbankan jadi bisa dioptimalkan dari sisi itu,” ujar Anggawira kepada Bisnis, Senin (18/7/2022).

Terlepas dari itu, Anggawira mengapresiasi Kementerian Keuangan dan Dirjen Pajak yang berhasil melakukan optimalisasi pajak.

Data Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak terbantu dari meningkatnya harga komoditas yang tecermin dari kinerja penerimaan pajak dari sektor pertambangan yang melejit hingga 286 persen. BPH Migas juga mencatat pertumbuhan hingga 29 persen year-on-year (yoy).

Meski begitu, Anggawira menilai pemerintah harus mengantisipasi kondisi ekonomi global. “Yang lainnya kalau untuk sekarang sudah normal, tapi memang krisis dunia ini terjadi inflasi besar-besaran perlu diantisipasi khusus juga,” ucapnya.

Pada tahun ini, pemerintah memperkirakan penerimaan pajak menembus Rp1.608 triliun, naik sebesar 27 persen dibandingkan dengan target APBN 2022. Adapun, target penerimaan pajak APBN 2022 sebesar Rp1.265 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerimaan pajak pendapatan negara hipmi ditjen pajak wajib pajak krisis ekonomi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top