Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BSD City Jadi Incaran Kantor Pusat Perusahaan Teknologi, Ternyata Ini Alasannya

Colliers membeberkan sejumlah alasan dibalik perpindahan kantor perusahaan digital ke wilayah BSD City.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 18 Juli 2022  |  14:46 WIB
BSD City Jadi Incaran Kantor Pusat Perusahaan Teknologi, Ternyata Ini Alasannya
Gedung perkantoran Knowledge Hub yang akan dibangun di kawasan Digital Hub BSD City, Tangerang Selatan - Dok. Sinar Mas Land
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah perusahaan teknologi telah memindahkan kantor pusat di area CBD dan memilih BSD City sebagai lokasi barunya. 

Salah satu perusahaan yang diketahui telah membuka kantor pusat baru di wilayah BSD yaitu Traveloka, tepatnya di wilayah BSD Green Office Park, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

Senior Director Office Services Colliers Bagus Adikusumo mengatakan perpindahan kantor ke wilayah BSD City dilatarbelakangi dua faktor utama.

"Faktor pertama memang ada pengurangan biaya sewa, karena kan sekarang mungkin mereka di CBD bayar sewanya agak tinggi, sehingga pindah ke BSD," kata Bagus saat dihubungi Bisnis, Senin (18/7/2022).

Namun, faktor yang lebih mempengaruhi pemindahan kantor ke wilayah tersebut yaitu faktor kelengkapan sarana teknologi yang lebih mumpuni dan posisi yang strategis bagi sebagian besar pekerja. 

"Sebagian besar pegawai itu kan kebanyakan tinggalnya kalau gak di selatan, ya barat. Jadi kalau misalnya pindah ke BSD, untuk pegawai itu lebih menarik," jelasnya.

Dari laporan kondisi pasar properti yang dirilis Colliers, tingkat hunian kantor pada kuartal II /2022 menunjukkan penurunan di angka 74,9 persen untuk wilayah CBD dan 75,4 persen di luar wilayah CBD.

Hal ini berbanding lurus dengan tarif sewa kantor yang ikut menurun di wilayah CBD sebesar Rp 234.300 dan di luar CBD yaitu Rp 177.291.

Bagus mengatakan penyebab dari penurunan tersebut merupakan proyeksi dari permintaan kantor yang masih terkoreksi sementara itu ada suplai yang masih banyak sejak 2020.

"Biarpun sebenarnya permintaan kantor di Q1 2022 meningkat tetapi tetap tidak seimbang dengan total supply yang udah over dan terus akan lanjut sampai tahun 2025," paparnya. 

Kondisi ini membuat tingkat hunian terkoreksi turun. Selain itu, terkait harga sewa yang ikut turun merupakan imbas dari suplai yang banyak dengan permintaan yang turun. Wilayah landmark mau tak mau secara fleksibel menyesuaikan harga untuk memperoleh tenant.

Lebih lanjut, Bagus memproyeksi BSD City akan menjadi area incaran yang strategis untuk perusahaan teknologi. Pasalnya, ada banyak sarana dan prasarana lengkap yang ditawarkan disana.

"BSD itu kan sudah lengkap sarana prasananya. Ya buat pegawai yang sebagian besar di selatan dan barat tentunya lebih dekat, lebih nyaman. Kemudian memang dari segi pelayanan infrastruktur internet broadband dan lain sebagainya gak kalah sama CBD kan," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bsd city cbd properti perkantoran
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top