Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Dari Pembatasan Subsidi BBM, Minyak Goreng Curah, IHSG, hingga Proyek IKN

Selain menyoroti pembatasan subsidi BBM, bisnisindonesia.id juga menyajikan sejumah berita ekonomi dan bisnis yang menarik lainnya, dikemas secara lebih mendalam dan anaitik dan disajikan dengan lebih menarik.
Rustam Agus
Rustam Agus - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  06:26 WIB
Top 5 News Bisnisindonesia.id: Dari Pembatasan Subsidi BBM, Minyak Goreng Curah, IHSG, hingga Proyek IKN
Warga menunjukan aplikasi MyPertamina saat mengisi bahan bakar pertalite di SPBU Pertamina Abdul Muis, Jakarta, Rabu (29/6/2022). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - Berbagai wacana dimunculkan ke masyarakat terkait dengan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi, mulai dari pengetatan pengawasan, pencatatan nomor kendaraan, hingga rencana PT Pertamina (Persero) mewajibkan pembelian Pertalite dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Selain menyoroti pembatasan subsidi BBM, bisnisindonesia.id juga menyajikan sejumah berita ekonomi dan bisnis yang menarik lainnya, dikemas secara lebih mendalam dan anaitik dan disajikan dengan lebih menarik.

Berikut lima berita pilihan editor bisnisindonesia.id untuk edisi Selasa (5/7)

1. TAMBAL SULAM KONSUMSI BBM BERSUBSIDI KIAN TEBAL

Lonjakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang sangat signifikan hingga paruh pertama tahun ini sempat memicu pemerintah untuk terus memutar otak, mencari cara yang pas agar potensi jebolnya kuota komoditas subsidi itu masih dapat dikendalikan.

Berbagai wacana dimunculkan ke masyarakat terkait dengan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi, mulai dari pengetatan pengawasan, pencatatan nomor kendaraan, hingga rencana PT Pertamina (Persero) mewajibkan pembelian Pertalite dengan menggunakan aplikasi MyPertamina. 

Terbaru, Komisi VII DPR RI malah sepakat menambah kuota BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar untuk menambal potensi kelebihan konsumsi kedua jenis bahan bakar tersebut.

Seperti yang pernah disampaikan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), kuota BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar diproyeksikan bakal habis pada Oktober 2022, dengan tingkat rata-rata konsumsi masyarakat di kisaran 10 persen setiap harinya.

2. SIMIRAH MULAI MELIMPAH, HARUSNYA MINYAK GORENG TAK LAGI SUSAH

Catatan terkini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menunjukkan bahwa hingga 1 Juli 2022 sudah 130 perusahaan yang mendaftar ke dalam Simirah 2.0, meliputi 51 produsen Crude Palm Oil (CPO) dan 79 produsen Minyak Goreng Sawit (MGS).

Dengan demikian, dalam program Minyak Goreng Curah Rakyat (MGCR) sudah terdapat penambahan produsen yang komitmen untuk menyiapkan produksi dan pasokannya. 

Awalnya 75 perusahaan pada Program Minyak Goreng Curah Bersubsidi kini sudah 79 perusahaan MGS,” papar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika.

3. IHSG ANJLOK HINGGA UNDERVALUE, SAATNYA SEROK?

Indeks harga saham gabungan (IHSG) jatuh hingga sempat menyentuh level 6.500 pagi ini, Senin (4/7), setelah anjlok 3,45 persen pada awal sesi perdagangan, meski akhirnya sukses naik lagi ke level 6.639,17 di akhir perdagangan dengan tingkat koreksi ‘hanya’ 2,28 persen.

Penurunan tajam ini menjadikan tingkat return yang dibukukan IHSG sepanjang tahun ini terhapus hampir seluruhnya. Dengan posisi tersebut, IHSG hanya tercatat meningkat 0,88 persen secara year-to-date (YtD). Kondisi ekonomi global dan domestik yang memburuk menjadi penyebabnya.

Dengan kondisi ini, pertanyaan yang muncul lantas, masih adakah peluang rebound bagi IHSG pada paruh kedua tahun ini? Strategi apa yang sebaiknya dilakukan investor menghadapi pergerakan IHSG yang selama lebih dari sepekan terakhir ini sudah memerah?

Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Roger MM, mengatakan bahwa merosotnya IHSG hari ini disebabkan karena situasi pasar yang merespon data ekonomi terkait inflasi domestik yang mencapai 4,35 persen pada Juni 2022, jauh lebih tinggi dibanding Mei 2022 yang hanya 3,55 persen.

4. MENELISIK KEUNTUNGAN BABAK BARU PERDAGANAN RI - UEA

Perdagangan Indonesia dan Uni Emirat Arab memasuki babak baru setelah kedua negara menandatangani kerja sama komprehensif di bidang perekonomian. Kesepakatan ini bakal berlaku mulai 1 Januari 2023. 

Kedua negara menyepakati sejumlah poin krusial pada sektor perdagangan. Di antaranya pembebasan bea masuk produk ekspor Indonesia ke UAE. Angin segar ini memberi peluang besar bagi peningkatan perdagangan Indonesia ke semenanjung Arab. 

Sejak lama, UAE telah diincar sebagai salah satu hub bagi komoditas Tanah Air untuk negara di sekitar Abu Dhabi. Kesepakatan Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (IUAE-CEPA) membuka jalan memperbesar kapasitas ekspor RI. 

5. MENGINTIP SEJAUH MANA TENDER INFRASTRUKTUR DAN JALAN TOL DI IKN

Lelang proyek infrastruktur penunjang rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur terus dilakukan, termasuk jalan tol yang berada di sekitar IKN. Hal ini juga seiring target pemerintah dalam pemindahan tahap awal IKN pada Juli tahun 2024 mendatang. Alhasil memang sisa waktu yang selama 24 bulan tersebut mau tak mau harus segera mulai pembangunan proyek infrastruktur di IKN. 

Dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara Tahun 2022-2042, direncanakan akan ada sebanyak 4 ruas jalan tol yang akan dibangun. Pembangunan jalan tol ditujukan sebagai sistem jaringan transportasi guna meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayan pergerakan orang serta barang dan jasa yang akan berfungsi sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di IKN Nusantara.

Dalam beleid itu juga tertulis rencana pengembangan sistem jaringan transportasi. Salah satunya sistem jaringan jalan yang terdiri dari jalan umum, jalan khusus, dan jalan tol. Untuk sistem jaringan jalan tol yang akan dibangun antara lain jalan Tol Balikpapan – Samarinda Km 11 yang menghubungkan Junction Pulau Balang, jalan Tol Bandara Sepinggan yang mengubungkan jalan Tol Balikpapan – Samarinda. Lalu jalan Tol Bandara VVIP yang menghubungkan Outer Ring Road KIPP, dan jalan Tol Junction Pulau Balang yang menghubungkan KIPP IKN. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi bbm Minyak goreng curah IHSG
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top