Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ALI: e-Commerce Turut Dorong Kinerja Moncer Logistik saat Lebaran

Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) menilai sektor e-commerce menjadi pendorong kinerja bisnis logistik menjadi moncer selama Lebaran 2022.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  18:24 WIB
ilustrasi jual barang lewat e-commerce - Freepik.com
ilustrasi jual barang lewat e-commerce - Freepik.com

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan jasa pengiriman barang atau ekspedisi tercatat mengalami peningkatan kinerja sejalan dengan perkembangan e-commerce selama periode Ramadan dan Lebaran 2022.

Hal tersebut dinilai akan berlanjut ke depannya akibat pesatnya perkembangan pengiriman barang ke konsumen langsung atau last mile, yang erat kaitannya dengan industri perdagangan elektronik atau e-commerce.

Berdasarkan outlook logistik 2022 oleh Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), pengiriman barang last mile atau dari distributor langsung ke konsumen akan mengalami peningkatan tertinggi tahun ini. Baik industri e-commerce dan logistik pendukung e-commerce disebut akan menjadi industry winner pada tahun ketiga pandemi ini.

"e-Commerce merupakan industry winner dalam kondisi seperti ini, termasuk bagi jasa logistik pendukung," ujar Ketua Umum ALI Mahendra Rianto, Rabu (18/5/2022).

Dia mengatakan saat ini perusahaan jasa ekspedisi yang fokus pada last mile delivery akan sangat menikmati pesatnya perkembangan e-commerce. Apalagi, industri tersebut sangat berkembang di tengah pembatasan mobilitas masyarakat selama dua tahun pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, Mahendra menyebut industri e-commerce dan logistik turut mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air. Khususnya dari sektor logistik, Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya mencatat kontribusi sektor tersebut terhadap PDB nasional tumbuh signifikan hingga 15,79 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) atau tertinggi di antara sektor-sektor lain pada kuartal I/2022.

"Walaupun di tengah daya beli turun, kebutuhan pokok kan masih ada dan kesehatan [kondisi pandemi] juga naik [membaik]," jelas Mahendra.

Beberapa perusahaan jasa last mile delivery tercatat mengalami peningkatan kinerja pada Ramadan dan Lebaran 2022. Pada SiCepat Ekspres, volume pengiriman paket menjelang Idulfitri pada periode 25 April 2022 sampai dengan 1 Mei 2022 melonjak sebesar 36 persen. Kemudian, volume pengiriman melonjak lebih tinggi sebesar 46 persen pada peak season Lebaran selama 3-9 Mei 2022.

Lonjakan paket Lebaran didominasi oleh peningkatan kontribusi e-commerce sebesar 92 persen. Besaran kontribusi e-commerce tersebut juga tumbuh 2 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, Lion Parcel juga mencatatkan kenaikan volume pengiriman barang hingga 30 persen selama Ramadan dan Lebaran 2022. Kenaikan volume tersebut melampaui target sebesar 10 persen yang ditetapkan sebelumnya.

Adapun, komoditas yang paling banyak dikirim melalui perusahaan jasa ekspedisi Lion Parcel yakni di bidang fesyen atau busana muslim.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik e-commerce asosiasi logistik indonesia biaya logistik
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top