Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kuartal I/2022, Jasa Marga (JSMR) Kantongi Laba Rp392,8 Miliar

Jasa Marga (JSMR) berhasil mengantongi laba Rp392,8 miliar pada kuartal I/2022.
Kendaraan melintas di dekat logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Arief Hermawan P
Kendaraan melintas di dekat logo PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) di ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta, Kamis (20/1/2022). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Kembali pergeraknya kegiatan ekonomi pascapandemi Covid-19 telah memberikan dampak positif terhadap PT Jasa Marga (Persero) Tbk. karena mampu menghantarkan perseroan mengantongi laba senilai Rp392,8 miliar pada kuartal I/2022.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan realisasi itu tercatat meningkat 142,7 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp142,7 persen dari Rp231 miliar.

"Peningkatan kinerja Kuartal I Tahun 2022 merupakan keberhasilan Perseroan dalam menunjukkan komitmen untuk menjaga pertumbuhan kinerja," ujar Heru dalam keterangan resminya, Jumat (13/5/2022).

Torehan laba bersih itu dikontribusikan atas peningkatan pendapatan usaha sebesar 16 persen menjadi

Rp3,2 triliun pada periode tiga bulan pertama tahun ini yang merupakan kontribusi dari kinerja pendapatan tol sebesar Rp2,9 triliun atau naik 15,7 persen dan kinerja pendapatan usaha Lain sebesar Rp257,8 Miliar atau naik 9,6 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama periode yang sama di tahun sebelumnya.

Menurut Heru, beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas perseroan. Tidak hanya itu, pada kuartal I/2022 Jasa Marga juga mampu merealisasikan pertumbuhan EBITDA sebesar 12,7 persen atau tercatat sebesar Rp2,2 triliun dengan EBITDA Margin mencapai 68,1 persen.

Dia menambahkan, hingga kuartal I/2022 Jasa Marga menambah jalan tol operasi dengan pengoperasian Jalan Tol

Manado-Bitung Ruas Danowudu-Bitung sepanjang 13,42 km. Pengoperasian dari seksi akhir Jalan Tol Manado-Bitung ini melengkapi ruas yang lebih dulu dioperasikan pada September 2020 lalu yaitu Ruas Manado-Danowudu sepanjang 26,35 km.

Selain itu, pada Januari 2022, Konsorsium Jasa Marga melalui PT Jasamarga Gedebage Cilacap (JGC) yang merupakan badan usaha jalan tol (BUJT) konsorsium BUMN-Swasta pemenang lelang pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap,

menandatangani Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) jalan tol tersebut. Dengan total panjang 206,65 km, menjadikan ruas ini sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia, dengan nilai investasi sebesar Rp56 triliun dan masa konsesi selama 40 tahun.

"Dengan bertambahnya panjang jalan tol operasi dan konsesi pada Kuartal I/2022, perseroan masih memegang posisi market leader di industri jalan tol dengan total panjang jalan tol yang telah beroperasi hingga Kuartal I/2022 adalah sepanjang 1.260 Km yang merupakan 51% jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper