Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Evaluasi Mudik 2022: Antara Lonjakan Penumpang dan Persiapan yang Mepet

Evaluasi mudik 2022 dipengaruhi oleh adanya lonjakan jumlah penumpang usai pandemi Covid-19 dan persiapan yang terhitung mepet dari regulator.
Rio Sandy P. & Dany Saputra
Rio Sandy P. & Dany Saputra - Bisnis.com 09 Mei 2022  |  17:35 WIB
Evaluasi Mudik 2022: Antara Lonjakan Penumpang dan Persiapan yang Mepet
Antrean panjang kendaraan pemudik yang menggunakan mobil terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, Sabtu (30/4/2022) malam. Lonjakan jumlah pemudik kerap terjadi pada sore hingga malam hari di Pelabuhan Gilimanuk untuk menyebrang ke pulau Jawa melalui Pelabuhan Ketapang. - Bisnis/Muhammad Olga
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil evaluasi ritual mudik Lebaran 2022 hingga saat ini bisa dibilang terlaksana dengan cukup baik kendati persiapan yang dilakukan regulator terkait cukup mepet.

Bagaimana tidak, Presiden Joko Widodo baru memperbolehkan masyarakat untuk mudik pada 23 Maret 2022. Pada April 2022, masyarakat sudah mulai membeli tiket dan mempersiapkan diri untuk pulang kampung.

Perjalanan pulang kampung atau mudik tahun ini terasa spesial karena akhirnya bisa dilakukan setelah 2 tahun sebelumnya bangsa ini bergelut dengan pandemi Covid-19.

Prediksi lonjakan jumlah penumpang dan pemudik menjadi momok yang berisiko mengganggu layanan dan kelancaran perjalanan masyarakat yang sudah rindu kampung halaman.

Benar saja, kemacetan akses menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak menjadi salah satu buktinya. Pemudik rata-rata tertahan di jalan hampir 5 jam.

Selain itu, sejumlah ruas jalan tol khususnya Tol Trans Jawa juga membuat pemudik terpaksa menguji kesabaran karena terjadi kemacetan. Tim Jelajah Bisnis Indonesia menempuh rute darat Yogyakarta-Jakarta lewat Tol Trans Jawa butuh waktu hingga 19 jam!

Kendati demikian, pemerintah telah sigap dengan membuat sejumlah mitigasi dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan saat arus mudik yang disempurnakan pada arus balik.

Misalnya saja, untuk memecah kepadatan arus balik di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, telah disiapkan Pelabuhan Panjang menjadi pelabuhan untuk angkutan logistik dan penumpang dari Lampung menuju Pelabuhan di Ciwandan, Banten.

Kemudian untuk jalan tol terdapat rekayasa lalu lintas berupa One Way, Contraflow, Ganjil Genap hingga pembatasan angkutan barang sumbu tiga atau lebih. Cara ini telah terbukti mampu mengurai kepadatan dan memperlancar arus kendaraan di jalan tol.

Di sisi lain, pemerintah telah memberikan izin bagi masyarakat yang bekerja untuk mengambil cuti setelah 8 Mei 2022 dan juga kepada anak sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar melalui daring.

Sejumlah cara tersebut cukup ampuh untuk mereduksi lonjakan jumlah penumpang dan memperlancar layanan transportasi. Seperti yang telah dilaporkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bawha arus balik penyeberangan Jawa-Bali terpantau lancar pada H+4 Lebaran 2022.

Berdasarkan data posko ASDP 24 jam pada saat arus balik, pergerakan dari lintasan Ketapang-Gilimanuk dilaporkan dalam kondisi ramai, lancar, dan tidak mengantre di Pelabuhan Ketapang sejak pukul 08.00 WIB Sabtu (7/5/2022) sampai dengan 08.00 WIB Minggu (8/5/2022).

ASDP juga mencatat 43.324 orang telah menyeberang dari Ketapang menuju Gilimanuk, diikuti oleh 5.469 unit sepeda motor, 5.604 unit mobil, 214 unit mobil, dan 534 unit truk. Dengan demikian, total seluruh kendaraan pada H+4 sebanyak 11.821 unit.

"Penanganan arus balik di Ketapang, Banyuwangi sangat kondusif melalui koordinasi aktif seluruh stakeholder, hingga pemanfaatan lokasi check point dan alur yang rapi, sehingga arus kendaraan dan penumpang meski ramai tapi tetap mengalir lancar," ujar Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin, Minggu (8/5/2022).

Sementara itu, arus mudik penyeberangan dari Sumatera menuju Jawa masih terpantau ramai lancar via Pelabuhan Bakauheni, Lampung pada Minggu (8/5/2022). Kondisi tersebut kendati puncak arus mudik diprediksi sudah terjadi pada Sabtu (7/5/2022).

Berdasarkan pantauan ASDP, pergerakan mobil pribadi dan sepeda motor masih terpantau ramai. Pada Sabtu (7/5/2022), sebanyak 160.000 orang dan 38.945 unit kendaraan telah menyeberang kembali ke Pulau Jawa.

Sementara itu, pergerakan pesawat dan penumpang saat arus balik Lebaran 2022 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (8/5/2022) mencatatkan rekor tertinggi sejak pandemi terjadi.

Tercatat, Bandara Soekarno-Hatta melayani 1.130 penerbangan (flight) dan 150.000 penumpang. Sebelumnya, H+5 Lebaran diprediksi menjadi puncak dari arus balik.

Dari total pergerakan pesawat dan penumpang sekitar 40 persennya melalui Terminal 2. Terdapat sekitar 3.500 orang yang berada di Bandara Soekarno-Hatta per jam.

Kemenhub mencatat total jumlah pergerakan penumpang secara kumulatif di masing-masing moda yang dipantau selama 13 hari mulai Senin (25/4/2022)/H-7 hingga Sabtu (7/5/2022)/H+4 Lebaran mencapai 10.295.673 penumpang.

Pergerakan penumpang angkutan penyeberangan masih yang tertinggi yaitu sebanyak 3.076.255 penumpang di lima pelabuhan penyeberangan yakni: Merak, Bakauheni, Gilimanuk, Ketapang, dan Kariangau Balikpapan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengeklaim arus mudik dan balik Lebaran 2022 berjalan dengan baik kendati terjadi jumlah pergerakan yang tinggi.

Kemenhub berkomitmen penuh untuk menjalankan amanah Presiden Joko Widodo, agar pelaksanaan mudik ini berjalan dengan aman dan sehat, serta memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi masyarakat.

“Berbagai masukan telah kami terima dan alhamdulillah pada umumnya menyampaikan bahwa mudik pada tahun ini berjalan dengan baik,” kata Budi dalam siaran pers, Senin (9/5/2022).

Menurutnya, hal itu merupakan kabar gembira sekaligus tantangan bagi semua stakeholder untuk dapat melayani penumpang dengan baik. Sejumlah survei, simulasi, diskusi, telah dilakukan secara sistematis sehingga menghasilkan rekomendasi yang dieksekusi oleh para penanggung jawab di lapangan.

“Yang paling masif adalah rekan-rekan Kepolisian di jalur darat, dan kemudian di penyeberangan, udara, kereta api dan laut,” ujarnya.

Namun, mudik kali ini tetap masih menyisakan kekurangan. Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menilai mudik tahun ini berhasil apabila jika dilihat dari waktu persiapannya yang lebih singkat, jika dibandingkan dengan pelaksanaan mudik sebelum pandemi Covid-19.

"Persiapannya biasanya tiga bulan. Ini satu bulan saja bagus lah. Artinya, ada macet tapi tidak berhenti total seperti Brexit [Brebes Exit Tol]. Tapi, dengan catatan ada PR [evaluasi]," kata Djoko, Senin (9/5/2022).

Kendati dinilai cukup untuk mengatasi kepadatan, Djoko menyebut aturan ganjil-genap tidak terlalu efektif diberlakukan karena tidak adanya penindakan bagi pelanggar. Menurutnya, absennya penindakan dari aparat hukum karena konsentrasi terpusat pada kelancaran arus mudik dan balik.

"Mulai tahun depan mudik atau enggak, pelanggaran harus tetap dilakukan penilangan. Tapi sosialisasi dulu karena masyarakat mikirnya tidak apa-apa melanggar," tuturnya.

Selain manajemen lalu lintas yang menjadi prioritas, manajemen waktu mudik merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Artinya, masyarakat dinilai perli diberikan kesempatan lebih banyak untuk melakukan perjalanan arus mudik dan balik sehingga tidak berangkat dalam waktu yang sama, apalagi saat puncak keberangkatan.

Di sisi lain, rest area dinilai masih menjadi momok kemacetan lalu lintas pada arus mudik dan balik. Untuk itu, Djoko mendorong agar adanya pemisahan zona parkir dan zona aktivitas dalam rest area sehingga arus kendaraan lebih lancar dan tidak terjadi kepadatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub Mudik Lebaran lebaran mudik arus mudik Arus Balik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top