Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lebaran 2022: Lalu Lintas Tol Cikampek Melandai, Ini Kondisi di Jateng dan Jatim

Jasamarga mencatat lalu lintas kendaraan di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama mulai melandai dan kondisi di Jateng hingga Jatim.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  16:23 WIB
Lebaran 2022: Lalu Lintas Tol Cikampek Melandai, Ini Kondisi di Jateng dan Jatim
Foto udara sejumlah kendaraan antre melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/4/2022). ANTARA FOTO - M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Volume lalu lintas kendaraan pada Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada H-1 Lebaran, Minggu (1/5/2022), melandai dari hari sebelumnya yakni Sabtu (30/4/2022). Kendati demikian, volume lalu lintas tetap meningkat jika dibandingkan dengan lalu lintas pada kondisi normal.

Pada H-1 Lebaran, volume lalu lintas di GT Cikampek Utama turun ke 53.342 kendaraan, dari satu hari sebelumnya yakni 98.374. Hal tersebut dihitung berdasarkan volume lalu lintas transaksi di beberapa GT Trans Jawa. Angka volume lalu lintas pada H-1 Lebaran itu turun sampai dengan 45,77 persen dari volume pada satu hari sebelumnya.

Secara kumulatif dari H-10 Lebaran, Jumat (22/4/2022), volume lalu lintas di GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 639.059 kendaraan atau meningkat 86,6 persen dari lalu lintas normal.

Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTTRD) juga mencatat volume lalu lintas pada Wilayah Jawa Tengah sebanyak 448.504 kendaraan. Kendaraan tersebut meninggalkan Semarang melalui GT Kalikangkung dan GT Banyumanik, dan jumlahnya naik 3,38 persen dari lalu lintas normal yakni 433.826 kendaraan.

Sementara itu, volume lalu lintas transaksi di Wilayah Jawa Timur tercatat sebayak 486.414 kendaraan, yang meninggalkan Surabaya melalui GT Warugunung dan GT Kejapanan Utama. Angka tersebut naik 27,58 persen dari lalu lintas normal sebanyak 381.250 kendaraan.

Adapun distribusi volume kendaraan di beberapa gerbang tol lingkup masing-masing wilayah sebagai berikut:

a. Wilayah Jawa Tengah

Sampai dengan saat ini, lalu lintas transaksi di GT Kalikangkung mencatat 343.847 kendaraan bergerak menuju Semarang. Jumlah kendaraan naik 63,4 persen dari lalu lintas normal yakni sebesar 210.451 kendaraan.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat sebesar 103.138 kendaraan atau turun 47,0 persen dari lalu lintas normal yaitu 194.718 kendaraan.

Untuk GT Banyumanik, lalu lintas transaksi sampai dengan saat ini mencatat sebesar 171.586 kendaraan menuju Semarang atau turun 16,0 persen dari lalu lintas normal, yakni 204.377 kendaraan.

Lalu, kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat sebesar 345.366 kendaraan atau naik 44,4 persen dari lalu lintas normal yakni 239.108 kendaraan.

b. Wilayah Jawa Timur

Lalu lintas transaski pada GT Warugunung, sampai dengan saat ini mencatat sebesar 205.448 kendaraan menuju Surabaya atau naik 14,3 persen dari lalu lintas normal, sebesar 179.697 kendaraan.

Kemudian, kendaraan yang meninggalkan Surabaya melalui GT Warugunung tercatat sebesar 210.178 kendaraan atau naik 32,2 persen dari lalu lintas normal sebesar 158.964 kendaraan.

Adapun, lalu lintas transaksi pada GT Kejapanan Utama mencatat sampai dengan saat ini sebanyak 246.192 kendaraan menuju Surabaya atau naik 5,8 persen dari lalu lintas normal sebesar 232.612 kendaraan.

Kendaraan yang meninggalkan Surabaya tercatat sebesar 276.2360 kendaraan atau naik 24,3 persen dari lalu lintas normal sebesar 222.286 kendaraan.

Pada GT Singosari, lalu lintas transaksi tercatat sebesar 126.962 kendaraan menuju Malang atau naik 7,5 persen dari lalu lintas normal sebesar 118.133 kendaraan.

Untuk arah sebaliknya, tercatat sebesar 112.987 kendaraan kendaraan meninggalkan Malang atau naik 5,5 persen dari lalu lintas normal sebesar 107.118 kendaraan.

Untuk itu, JTTRD mengimbau kepada pengguna jalan tol agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Kendaraan dan pengendara harus dipastikan dalam keadaan prima, serta mematuhi protokol kesehatan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jasamarga tol cikampek Mudik Lebaran mudik
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top