Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prospek Rest Area Makin Menarik, Alfamart Ingin Tambah Gerai

Meski terkendala keterbatasan lahan, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) atau Alfamart masih tertarik untuk menambah jumlah gerainya di rest area jalan tol.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 26 April 2022  |  17:44 WIB
Rest area KM 456 Jalan Tol Semarang Solo ini mendapat penghargaan dari Kementerian PUPR.  - ANTARA
Rest area KM 456 Jalan Tol Semarang Solo ini mendapat penghargaan dari Kementerian PUPR. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) atau Alfamart masih tertarik untuk menambah gerai di rest area di sepanjang jalan tol seiring dengan mulai pulihnya daya beli masyarakat dan pelonggaran mobilitas.

Corporate General Manager Alfamart Nur Rachman optimistis kinerja penjualan perseroan di rest area sepanjang jalan tol juga akan pulih dengan adanya momen pelonggaran mudik pada tahun ini.

Kendati demikian, ia belum dapat memastikan berapa jumlah gerai Alfamart yang akan dibuka di sejumlah rest area. Sebagai catatan, pada 2019 Alfamart menargetkan pembukaan 100 gerai baru di rest area sepanjang tol Jawa.

Menurut Rachman, salah satu kendala yang harus dihadapi oleh peritel modem untuk membuka gerai di rest area adalah keterbatasan lahan. Tetapi, perseroan optimistis dapat mengatasi hambatan tersebut.

“Kami akan menyesuaikan dengan lokasi dan memanfaatkan lahan [di rest area] dengan efisien. Ukuran gerai biasanya 80-100 m2,” katanya ketika dihubungi Bisnis, Selasa (26/4/2022).

Adapun gerai yang dibuka di rest area adalah Alfamart Express yang mengusung konsep convenience store.

"Gerai yang dibuka di rest area berkonsep convenience store Alfamart Express yang menjual barang siap konsumsi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, sambung Rachman nilai investasi yang dibutuhkan untuk satu gerai Alfamart di rest area berkisar antara Rp600 juta – Rp1 miliar, tergantung pada luas lahan dan peralatan yang digunakan.

“Nilai investasi itu tidak termasuk biaya sewa lahan yang nilainya bervariasi tergantung lokasi dan kebijakan perusahaan yang mengelola [rest area],” pungkas Rachman.

Sebelumnya, ia mengemukakan penjualan di gerai rest area jalan tol mengalami kenaikan 20 persen secara year on year (yoy) pada kuartal I/2022 seiring dengan terkendalinya pandemi Covid-19 awal tahun ini.

"Dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya, saat penjualan gerai-gerai Alfamart di rest area turun drastis akibat pembatasan mobilitas, penjualan di rest area naik hingga 20 persen [secara tahunan],” jelasnya.

Rachman berharap tren positif tersebut berlanjut saat libur Lebaran. Selain itu, Alfamart menargetkan untuk membuka 800 hingga 1.000 gerai Alfamart baru pada tahun ini dengan capex yang dialokasikan sebesar Rp3,4 - 3,5 triliun. Sementara itu, target pertumbuhan penjualan same-store sales growth ditetapkan sebesar 5 persen yoy.

“Untuk pembukaan gerai baru, kami akan berfokus pada lokasi di luar pulau Jawa yang potensinya masih besar,” kata Rachman.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengizinkan masyarakat melaksanakan mudik lebaran pada tahun ini setelah dua tahun sebelumnya melarang mudik guna menekan penularan virus Covid-19.

Pemberlakukan kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi bagi industri ritel modern segmen minimarket. Pelaku industri ritel berlomba-lomba mendirikan gerainya di tempat istirahat dan pelayanan atau rest area dekat jalan tol karena dianggap sebagai 'tambang emas’ bagi industri minimarket.

Alasannya, rest area yang tadinya hanya sekadar tempat istirahat di tengah perjalanan jauh menjadi tempat titik temu (meeting point) bahkan tujuan wisata. Kondisi ini berbeda dibandingkan dengan 10-15 tahun lalu, di mana pengendara yang mampir ke rest area jalan tol hanya sekadar beristirahat, mengisi BBM, atau pergi ke toilet dalam waktu singkat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lahan alfamart Mudik Lebaran rest area
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top