Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PHE Targetkan Produksi Migas 1,047 Juta BOPD pada 2022

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membidik produksi minyak dan gas tahun ini bisa mencapai 1,047 juta BOPD.
Faustina Prima Martha
Faustina Prima Martha - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  13:15 WIB
Aktivitas di Sumur Parang-1 yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Nunukan Company yang berada sekitar enam kilometer dari Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara , Senin (20/3). - Antara/Pertamina
Aktivitas di Sumur Parang-1 yang dioperasikan oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) Nunukan Company yang berada sekitar enam kilometer dari Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara , Senin (20/3). - Antara/Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui subholding PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang bergerak di bidang pengeboran minyak dan gas, menargetkan produksi minyak dan gas tahun ini bisa menembus tembus 1,047 juta BOPD. Target itu lebih tinggi dibandingkan realisasi tahun lalu yang tercatat 897.000 BOPD.

“Untuk tahun ini, target produksi minyak 576.000 barel per hari [445.000 barel per hari di 2021] dan produksi gas 2,726 juta ribu barel setara minyak per hari [2,615 juta ribu barel setara minyak per hari di 2021],” kata Direktur Utama PHE Budiman Parhusip dalam acara Energy Outlook 2022 yang ditayangkan CNBC Indonesia, Kamis (24/02/2022).

Guna mencapai target tersebut, Budiman mengatakan PHE akan melakukan pengembangan beberapa kegiatan masif dan agresif. PHE akan melakukan pengembangan lebih dari 800 sumur dan work over pengerjaan ribuan sumur untuk menjaga baseline production serta meningkatkan produksi dan cadangan.

"Selain itu, kita buat sumur eksplorasi targetnya di 2022 sebanyak 29 sumur eksplorasi untuk menambah cadangan," tambah Budiman.

Untuk tahun ini, dia mengatakan sejumlah proyek penting akan mulai on stream. Salah satunya proyek Jambaran Tiung Biru yang ditargetkan on stream pertengahan 2022.

Selain itu, lanjut Budiman, PHE juga akan melakukan pengembangan lapangan-lapangan lanjutan seperti di Mahakam hingga Rokan yang telah dioperasikan sejak Agustus 2021.

"Dengan pengembangan-pengembangan yang masif dan agresif kita cukup yakin target 2022 meningkatkan cadangan dan produksi 17 persen bisa tercapai,"pungkas Budiman.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas pertamina hulu energi produksi migas
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top