Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hutama Karya Buka Peluang Investasi di 7 Aset Properti

PT Hutama Karya (Persero) bekerja sama dengan Danareksa akan meluncurkan program percepatan peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi pasca-pandemi Covid-19.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  13:44 WIB
Karyawan berada didekat logo Hutama Karya. Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawan berada didekat logo Hutama Karya. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) bekerja sama dengan Danareksa akan meluncurkan program percepatan peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor konstruksi pasca-pandemi Covid-19.

Program tersebut dapat membuka peluang bagi para investor untuk memiliki persediaan properti yang dikelola oleh BUMN Konstruksi.

Langkah itu pun diharapkan dapat meningkatkan kinerja BUMN konstruksi dalam rangka transformasi perusahaan sejalan dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa perseroan membuka peluang bagi para investor untuk berinvestasi pada tujuh aset persediaan di beberapa lokasi.

Peluang investasi atas persediaan yang ditawarkan terdiri dari lahan siap bangun hingga bangunan vertikal, di mana salah satu di antaranya merupakan hunian mixed-used yang terintegrasi dengan transportasi publik dan jalan tol.

Menurutnya, program tersebut selaras dengan arahan dan fokus Kementerian BUMN dan juga proses transformasi perusahaan.

“Program ini merupakan salah satu langkah perusahaan dalam melaksanakan proses transformasi. Kami berharap banyak investor yang tertarik, dan berminat mengikuti program ini,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (25/1/2022).

Tjahjo menyampaikan bahwa investor yang berminat untuk mengikuti program itu dapat mengikuti proses registrasi, yang secara rinci akan diinformasikan pada saat peluncuran produk di awal Februari 2022.

“Penjelasan program akan disampaikan di awal Februari 2022 nanti, pada saat peluncuran produk. Nantinya juga akan dilakukan sesi investor gathering yang akan kami umumkan pada media cetak dan digital di minggu pertama Februari 2022,” ucapnya.

Dia berharap, program percepatan itu dapat meningkatkan kontribusi BUMN terhadap APBN, sejalan dengan fokus Menteri BUMN Erick Thohir yang akan melakukan transformasi BUMN dalam 2 tahun ke depan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi properti hutama karya
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top