Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Yakin Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 4 Persen. Ini Indikatornya!

Sri Mulyani menilai bahwa momentum pemulihan ekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang baik. Setelah Indonesia mengalami dampak peyebaran Covid-19 varian delta, kondisi ekonomi kuartal IV/2022 tumbuh dengan optimal.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi 2021 dapat mencapai 4 persen seiring berbagai indikator perekonomian kuartal IV/2021 yang menunjukkan sinyal positif, sehingga akan menopang kinerja setahun penuh.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR pada Rabu (19/1/2022). Rapat tersebut membahas evaluasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2021, program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021, serta rencana APBN dan PEN 2022.

Sri Mulyani menilai bahwa momentum pemulihan ekonomi Indonesia menunjukkan kondisi yang baik. Setelah Indonesia mengalami dampak peyebaran Covid-19 varian delta, kondisi ekonomi kuartal IV/2022 tumbuh dengan optimal.

Menurutnya, Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan menilai bahwa sejumlah indikator ekonomi makro kuartal IV/2021 menunjukkan sinyal positif. Hal tersebut dapat mendukung kinerja perekonomian pada setahun penuh.

"Jadi kalau kuartal IV/2021 di 5 persen, keseluruhan tahun pertumbuhan akan di sekitar 4 persen," ujar Sri Mulyani pada Rabu (19/1/2022).

Dia menilai bahwa pertumbuhan konsumsi pada kuartal IV/2021 sangat kuat sehingga mendorong perekonomian secara keseluruhan. Selain itu, investasi dan pertumbuhan kredit tumbuh sangat tinggi, disertai belanja pemerintah pusat dan daerah yang naik pada kuartal IV/2021.

Adapun, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2021 di kisaran 3,7 persen—4,5 persen. Proyeksi itu mengalami revisi, dari sebelumnya dengan perkiraan tertinggi 4,3 persen, karena pemerintah yakin kinerja perekonomian dapat tumbuh lebih moncer.

"Ini berarti outlook-nya kalau dilihat kita ada di higher end, di sekitar 4 persen, bukan di 3,5 persen. Mungkin kita lihat begitu Badan Pusat Statistik [BPS] menyampaikan angka kuartal IV/2021," ujar Sri Mulyani.

.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper