Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3.447 Proyek Infrastruktur Strategis RI Didanai Surat Berharga Syariah Negara

Dalam perkembangannya, pembiayaan proyek SBSN menunjukkan tren yang cukup menggembirakan.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  21:22 WIB
3.447 Proyek Infrastruktur Strategis RI Didanai Surat Berharga Syariah Negara
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa hingga 2021, terdapat pembangunan 3.447 proyek infrastruktur dengan sumber pendanaan dari surat berharga syariah negara atau SBSN.

Hal tersebut disampaikan oleh Sri Mulyani saat inspeksi pembangunan infrastruktur penyangga IKN di Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (5/1/2022) di Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan. Menurutnya, SBSN merupakan salah satu sumber pendanaan bagi pembangunan berbagai proyek infrastruktur.

Dalam perkembangannya, pembiayaan proyek SBSN menunjukkan tren yang cukup menggembirakan bagi Sri Mulyani. Catatan positif itu terlihat baik dari sisi jumlah kementerian/lembaga yang menjadi pemrakarsa proyek, nilai pembiayaan yang dialokasikan, jumlah dan lokasi proyek, maupun berdasarkan sebaran satuan kerja pelaksana proyek SBSN.

"Berbagai proyek strategis telah dihasilkan dari SBSN Proyek dan memberikan manfaat secara nyata oleh masyarakat. Sampai dengan 2021, total proyek yang dibiayai dari SBSN sudah mencapai 3.447 proyek yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia," ujar Sri Mulyani pada Rabu (5/1/2022).

Berikut sejumlah proyek yang dibiayai oleh SBSN:

  1. Infrastruktur perkeretaapian Trans Sulawesi (Parepare–Makassar), Trans Sumatera, dan Double Track KA selatan Jawa
  2. Pembangunan jalan dan jembatan di berbagai provinsi, antara lain pembangunan jembatan Youtefa di Jayapura-Papua, dan jembatan Pulau Balang untuk dukungan konektivitas trans Kalimantan.
  3. Pembangunan beberapa bandara di berbagai provinsi dalam rangka penyiapan jembatan udara dan dukungan konektivitas
  4. Pembangunan infrastruktur sumber daya air (bendungan, irigasi, penyediaan dan pengelolaan air tanah)
  5. Pembangunan dan pengembangan sarana pendidikan di berbagai perguruan tinggi.
  6. Pembangunan infrastruktur riset dan teknologi di berbagai lembaga riset nasional.

Menurut Sri Mulyani, pembiayaan proyek melalui SBSN merupakan sinergi kebijakan di antara Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan kementerian/lembaga untuk berbagai proyek atau kegiatan prioritas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbn sri mulyani surat berharga negara surat berharga syariah negara
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top