Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dewata Freight (DEAL) Tunjuk Dirut Baru, Bidik Kenaikan Pendapatan 250 Persen

PT Dewata Freight International menunjuk dirut baru dan membidik kenaikan pendapatan 250 persen.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Desember 2021  |  15:50 WIB
 PT Dewata Freight International Tbk. -  Dok. DFI Logistics
PT Dewata Freight International Tbk. - Dok. DFI Logistics

Bisnis.com, JAKARTA – PT Dewata Freight International Tbk. (DEAL) menunjuk Ibnu Fajar selaku Direktur Utama baru perseroan menggantikan Bimada dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan membidik target pertumbuhan signifikan hingga 250 persen pada 2022.

Agenda RUPSLB tersebut juga menyetujui pengunduran diri Nofrisel selaku Komisaris Utama dan Ikun M. Soedrajat selaku Direktur serta mengubah susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

RUPSLB juga mengangkat Meitra Ninanda Sari selaku Komisaris Utama dan Komisaris Independen, Muhamad Ibnu Fajar selaku Direktur Utama, serta bapak Alan Perdana Putra selaku Direktur Perseroan yang baru untuk jangka waktu sisa masa jabatan Dewan Komisaris dan Direksi lainnya, yaitu sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada 2023.

Setelah resmi menjabat menjadi Direktur Utama Muhammad Ibnu Fajar menyampaikan Paparan Publik bahwa sampai tutup tahun secara penuh pada 2021 estimasi kinerja pendapatan dapat tumbuh 20 persen secara tahunan.

Hal ini didorong oleh beberapa program kerja yaitu optimalisasi pendapatan dari anak usaha dan pemilihan sektor komoditas untuk Jasa Pengiriman, yang semula fokus ke infrastruktur sekarang ke angkutan Oil & Gas serta Cost Reduction Program.

“Pada 2022, Perseroan meyakini pertumbuhan 250 persen itu YoY dengan target kenaikan yang sangat signifikan tersebut, strategi bisnis yang akan dilakukan untuk mendorong kinerja DEAL pada 2022,” ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (30/12/2021).

Optimisme tersebut dikarenakan saat ini DEAL sudah mengantongi beberapa kontrak. Kemudian, adanya tambahan layanan untuk Chemical Trading and Logistics Distribution. Saat ini juga ada 2 emerging bisnis yang sedang diinisiasi diharapkan dapat memberikan kontribusi yang optimal pada 2022.

Adapun untuk faktor ekternal yang sangat berpengaruh untuk pencapaian pertumbuhan pendapatan, yaitu kebijakan pemerintah untuk pengendalian Covid-19, Floating System dari Shipping Line dan ketersediaan kontainer. Hingga dukungan pendanaan dari perbankan dan/atau lembaga keuangan non perbankan.

Corporate Secretary Nur Hasanah menambahkan,sesuai bahan materi public expose, pada tahun depan program kerja Perseroan secara konsolidasian berfokus kepada Logistics Services, EPC Contractor & Power Services, Mining Contractor & Logistics, serta Chemical Trading & Transportation.

Untuk melanjutkan proses pengembangan di model bisnis, Perseroan mempersiapkan Emerging Business yaitu Integrated Logistics Services dan Integrated Project Management. Untuk melengkapi proses tersebut pihaknya sedang mencari dukungan partner mitra digital. Perseroan menganggap Mitra digital yang tepat.

Diharapkan hal tersebut dapat melampaui perilaku transaksional yang bersifat konvensional dengan model 'Customer-Supplier'.

Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada 2023 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama dan Komisaris Independen: Meitra Ninanda Sari
Komisaris : Bimada;

Direksi
Direktur Utama : Muhamad Ibnu Fajar
Direktur : Nur Hasanah
Direktur : Selvi Yuniar
Direktur : Alan Perdana Putra.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Dewata Freight International
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top