Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sandiaga Uno Bangun Kereta Gantung di Kawasan Dana Toba

Sandiaga berjanji bakal mempercepat proses tender proyek kereta gantung di Danau Toba sehingga bisa beroperasi pada 18-24 bulan mendatang.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 10 November 2021  |  21:48 WIB
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita
Danau Toba dilihat dari Geosite Sipinsur Kabupaten Humbang Hasundutan. JIBI - Nancy Junita

Bisnis.com, MEDAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno melanjutkan kunjungannya kawasan Danau Toba, Sumatra Utara.

Seperti diketahui, danau ini masuk dalam daftar destinasi super prioritas. Sandiaga mengklaim kondisi pariwisata di kawasan Danau Toba sudah lebih baik.

Dia mengatakan, pemerintah membuka pintu seluas-luasnya bagi para investor untuk menanamkan modal dalam bisnis pariwisata di tempat ini.

"Ini merupakan langkah untuk mempercepat pengembangan destinasi super prioritas, melihat perubahan yang signifikan dari Kaldera Toba ini," kata Sandiaga saat mengunjungi Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatra Utara, Rabu (10/11/2021).

Sandiaga memuji warga desa dalam membangun kegiatan ekonomi kreatif berupa pengolahan sampah dan sumber air. Dia juga antusias pembangunan kereta gantung di tempat itu akan segera rampung dan menjadi ikon baru Danau Toba.

Setelah mengunjungi Desa Sigapiton, Sandiaga lanjut membuka kegiatan Pengembangan Atraksi Seni Budaya di Kaldera Toba Nomadic Escape.

Dia kembali menyampaikan optimisme terhadap pembangunan kereta gantung di tempat itu.

"Kita optimis rencana untuk pembangunan kereta gantung akan rampung di awal tahun," katanya.

Sandiaga berjanji bakal mempercepat proses tender proyek kereta gantung sehingga bisa beroperasi pada 18-24 bulan mendatang.

Pembangunan kereta gantung, lanjut Sandiaga, tidak hanya dimaksudkan menjadi ikon baru. Namun termasuk upaya mewujudkan alat transportasi yang ramah lingkungan. Tak ketinggalan, kereta gantung juga diharap memperindah pesona di danau terbesar ini.

"Kereta gantung ini akan menambah atraksi di Danau Toba," kata Sandiaga.

Dengan segala perkembangannya, Sandiaga meyakinkan para investor agar tidak segan-segan menanamkan modalnya di Danau Toba.

Dia menjelaskan, pemerintah menerapkan skema public private partnership dalam pengembangan pariwisata di kawasan ini. Sehingga pengembangan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

Sejauh ini, Sandiaga mengatakan terdapat sejumlah investor yang sudah tertarik menanamkan modalnya. Di antaranya berasal dari China. Selain itu, terdapat sejumlah pengusaha yang sudah tidak asing lagi seperti produser film dalam negeri Ram Punjabi.

Kemudian ada Tiger yang akan bekerjasama dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dalam dalam pembangunan eco tourism di Kaldera Danau Toba. Lalu, Labersa Group yang akan membangun hotel dengan kapasitas kamar hingga 300 unit.

"Jadi saya ingin mengajak kepada semua pihak bahwa investasi di sini berdampak langsung kepada masyarakat," pungkas Sandiaga.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata danau toba sandiaga uno kereta gantung
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top