Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dampak Pembakaran Kantor AirNav, Bandara Sugapa Ditutup

Bandara Sugapa ditutup dan hanya bisa melayani penerbangan darurat usai insiden pembakaran kantor AirNav Indonesia di Papua.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Oktober 2021  |  13:55 WIB
AirNav Indonesia. - JIBI
AirNav Indonesia. - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPI) atau AirNav Indonesia telah menerbitkan Notice to Airmen atau NOTAM untuk menutup Bandara Sugapa kecuali penerbangan darurat pasca insiden pembakaran yang terjadi di kawasan tersebut pada Jumat (29/10/2021).

Manajer Huma AirNav Indonesia Yohanes Sirait menjelaskan NOTAM terkait yang diterbitkan di antaranya yakni NOTAM C1184/21 (29 Oktober 2021 22.00Z - 1 November 2021 05.00Z) tentang penutupan Bandara Sugapa dikarenakan alasan keamanan kecuali untuk penerbangan darurat. Selain itu juga NOTAM C1185/21 (29 Oktober 2021 22.00Z - 29 November 2021 05.00Z) tentang pengoperasian Prosedur TIBA bagi seluruh operasional penerbangan di Bandara Sugapa.

“Kendati tidak dilakukan penutupan total untuk operasional penerbangan atau masih dibuka untuk penerbangan darurat, tetapi pihak aparat sejauh ini masih belum merekomendasikan adanya penerbangan yang melakukan pendaratan di Bandara Sugapa sebagai bentuk antisipasi terkait kondisi keamanan di wilayah tersebut,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (30/10/2021).

Dia juga melaporkan kondisi terkini pasca insiden pembakaran tersebut, AirNav Indonesia dibantu oleh pihak keamanan telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh di kantor Unit Bilorai pada Sabtu (30/10/2021) pagi waktu setempat. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa kantor AirNav Bilorai beserta seluruh fasilitas dan peralatan navigasi dalam kondisi baik dan tidak terdampak oleh insiden tersebut.

Kebakaran yang terpantau di lokasi sekitar Bandara Sugapa dialami oleh beberapa bangunan rumah, kios, dan kendaraan yang berada di dekat bangunan kantor AirNav Bilorai. Sebagai tindak antisipasi, paparnya, sebagian fasilitas (radio komunikasi dan peralatan navigasi penunjang lainnya) telah dievakuasi ke Polsek Sugapa sampai kondisi di kawasan tersebut kembali normal.

“Seluruh personel AirNav Bilorai yang mengungsi di gereja juga telah dievakuasi ke Polsek Sugapa, dan direncanakan akan dievakuasi lebih lanjut meninggalkan daerah Intan Jaya menuju Nabire/ Timika pada kesempatan pertama,” katanya.

Selanjutnya, AirNav Cabang Nabire akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan setempat dalam menghimpun update berita untuk disampaikan lebih lanjut.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok sipil bersenjata (KKB) Jumat (29/10) sekitar pukul 16.00 WIT membakar Kantor Airnav yang berada di kawasan Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Memang benar ada laporan tentang aksi pembakaran yang dilakukan KKB di sekitar kawasan Bandara Sugapa, yakni pembakaran Kantor Airnav," kata Komandan Kodim 1705/Nabire, Letnan Kolonel Infantri Anjuanda Pardosi seperti yang dilansir dari Antara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

AirNav
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top