Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menko Airlangga: Penerima Bantuan Subsidi Upah akan Diperluas

Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan diperluas target penerimanya tidak hanya kepada yang terdampak oleh PPKM level 3-4.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  16:10 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat Bisnis Indonesia Award (BIA) 2021 di Jakarta, Rabu (15/9/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan sambutan saat Bisnis Indonesia Award (BIA) 2021 di Jakarta, Rabu (15/9/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut sejumlah program bantuan sosial terkait penanganan pandemi Covid-19 akan diperluas penerimanya.

Pada konferensi pers, Selasa (26/10/2021), Airlangga mengatakan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) akan diperluas target penerimanya tidak hanya kepada yang terdampak oleh PPKM level 3-4. Perluasan ditujukan untuk 1,6 juta sasaran pekerja.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) ini mengatakan bahwa terdapat sisa dari BSU sebesar Rp1,7 triliun, sehingga penerima BSU diperluas.

"Tentu dengan ada sisa anggaran ini akan ada perluasan sebanyak 1,6 juta sasaran pekerja dan jumlah anggarannya Rp1,6 triliun," kata Airlangga secara virtual.

Adapun, Airlangga mengatakan sisa anggaran ini datang dari penyaluran BSU untuk penerima yang terdampak PPKM level 3-4 pada Juli-Agustus lalu.

"Beberapa yang tadi diputuskan adalah Bantuan Subsidi Upah di mana ini diperluas, yang semula hanya untuk mereka yang dikenakan PPKM level 4 dan 3, target penerimanya adalah 8.783.350 dengan dipanya Rp8,7 triliun," kata Airlangga.

Selain itu, rapat terkait dengan PC-PEN sebelumnya telah memutuskan untuk top-up Kartu Sembako. Top-up, tambah Airlangga, akan menggunakan dana optimalisasi dari Kementerian Sosial.

Menurutnya, untuk periode November-Desember mendatang top-up Kartu Sembako akan dilakukan selama tiga bulan sebesar Rp300.000 untuk masing-masing penerima.

"Masing-masing Rp300.000 pada 35 kabupaten priroitas terutama untuk penanganan kemiskinan esktrem. Nanti di Desember akan dilakukan Sensus Kemiskinan oleh BPS, di 35 kabupaten tersebut," pungkas Airlangga.

Adapun, realisasi anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 hingga saat ini mencapai RRp433,91 triliun atau 58,3 persen dari pagu Rp744,77 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bantuan sosial airlangga hartarto Pemulihan Ekonomi Nasional Subsidi Upah KPCPEN
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top