Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertamina Punya Aset Lahan di 17 Provinsi, Kementerian ATR Bantu Percepatan Sertifikasi

Aset lahan Pertamina yang berstatus free and clear sudah terdata sebesar 74 persen.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 23 Oktober 2021  |  21:36 WIB
Petugas mengecek instalasi di PLTP Kamojang, Garut, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Pertamina menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada tahun 2030 diantaranya melalui pemanfaatan energi rendah karbon dan efisiensi energi sebagai komitmen perseroan terhadap implementasi Environmental, Social and Governance (ESG). ANTARA FOTO - Indrianto Eko Suwarso
Petugas mengecek instalasi di PLTP Kamojang, Garut, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Pertamina menargetkan penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada tahun 2030 diantaranya melalui pemanfaatan energi rendah karbon dan efisiensi energi sebagai komitmen perseroan terhadap implementasi Environmental, Social and Governance (ESG). ANTARA FOTO - Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) siap mempercepat sertifikasi tanah PT Pertamina (Persero). Tanah milik Pertamina tersebar di 17 provinsi dan 33 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR Himawan Arief Sugoto mengatakan bahwa percepatan pendaftaran tanah yang dilakukan oleh BPN tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga tanah-tanah aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Kami siap melakukan itu dan tentunya ke depan nanti ada suatu kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dengan PT Pertamina (Persero)," katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/10/2021).

Adapun, ATR bersama Pertamina telah menandatangani perjanjian kerja sama di di Grand Hyatt Hotel, Bali, Jumat (22/10/2021). Pendaftaran tanah terus dilakukan dengan tujuan salah satunya untuk meminimalisir terjadinya permasalahan pertanahan di kemudian hari.

Himawan menuturkan tanah aset PT Pertamina (Persero) tersebar di 17 provinsi dan 33 kabupaten/kota di Indonesia. Luasan tanah aset menurut data PT Pertamina (Persero) seluas 62 bidang tanah dengan luas 15.926.224 m2.

Dia menegaskan Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk membantu PT Pertamina (Persero) dalam penyertipikatan aset-asetnya yang berupa tanah. Sebelumnya, Kementerian ATR/BPN juga membantu pendaftaran aset-aset tanah milik PT PLN (Persero).

Untuk melaksanakan pendaftaran tanah milik PT Pertamina (Persero), Himawan berharap adanya suatu rencana aksi (action plan) yang lebih detail serta pembahasan secara intens.

"Selain itu, kita harus korelasi target-target yang kita akan dilaksanakan bersama sehingga program Kementerian ATR/BPN dapat terus berjalan dan semoga PT Pertamina (Persero) semakin baik dalam menata asetnya," lanjutnya.

Dedi Sunardi, Direktur Penunjang Bisnis Pertamina, mengapresiasi bantuan Kementerian ATR mulai dari pengadaan tanah, penyelesaian sengketa serta sertifikasi tanah.

"Semoga dapat terjadi sinergi dan kerja sama yang baik antara Kementerian ATR/BPN dengan Pertamina," katanya.

Dedi Sunardi menjelaskan bahwa aset Pertamina yang berstatus free and clear sudah terdata sebesar 74 persen.

"Kami berkomitmen untuk menyertifikatkan setiap aset Pertamina dan untuk tahun ini kami menargetkan 9 juta m2 untuk disertifikatkan dan kami menyadari ini target yang ambisius tapi ini juga target yang achievable," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina BUMN lahan BPN kementerian atr/bpn
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top