Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jalur KA Sumatra Barat Berpotensi Dikembangkan untuk Wisata

Jalur kereta api (KA) di Sumatra Barat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai rute wisata. Terlebih, banyak kota-kota wisata, seperti Bukittinggi, Payakumbuh, dan Sawahlunto yang bisa dikunjungi wisatawan.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 06 Oktober 2021  |  17:06 WIB
Ilustrasi. Rangkaian kereta api kuno membawa wisatawan melintasi kawasan Rawa Pening, di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/4). - Antara/Aditya Pradana Putra.
Ilustrasi. Rangkaian kereta api kuno membawa wisatawan melintasi kawasan Rawa Pening, di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (16/4). - Antara/Aditya Pradana Putra.

Bisnis.com, JAKARTA – Jalur kereta api (KA) di Sumatra Barat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai rute wisata. Terlebih, banyak kota-kota wisata, seperti Bukittinggi, Payakumbuh, dan Sawahlunto yang bisa dikunjungi wisatawan.

“Untuk jalur KA di Sumatra Barat ini sebenarnya kalau mau dikembangkan adalah diaktifkan kembali meskipun medannya luar biasa, terutama dari Sicincin terus sampai Padang Panjang. Di sini adalah daerah wisata,” kata Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno, Rabu (6/10/2021).

Menurut Djoko, pemerintah dapat menghidupkan kembali dan mengoptimalisasi jalur-jalur KA yang ada di Sumatra Barat untuk penumpang dan juga pariwisata.

Pengembangannya, lanjut dia, dapat dilakukan mulai dari Bukittinggi sampai ke Payakumbuh sebagai destinasi wisata yang ramai pengunjung. Selanjutnya, jalur KA dapat berputar sampai ke Sawahlunto.

“Di sana juga sudah cukup ramai. Apalagi sudah ada museum. Ini adalah bagaimana perkembangan pariwisata untuk Sumatra Barat,” ucapnya.

Selain Sumatra Barat, dia juga menilai, reaktivasi jalur KA untuk wisata bisa dilakukan di daerah lain, seperti Kedungjati–Tuntang, Yogyakarta–Borobudur, dan Rangkasbitung–Saketi–Labuan yang masuk ke dalam Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Tanjung Lesung.

“Yang dibangun saat ini baru jalan tol, sedangkan kalau [jalur KA] ini diaktifkan juga bisa menjadi bagian untuk pertumbuhan KSPN Tanjung Lesung,” tambah Djoko.

Sementara itu PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bakal mengaktifkan kembali sejumlah operasional kereta api di Sumatra Barat salah, satunya di Kabupaten Tanah Datar. Reaktivasi layanan transportasi itu bakal digawangi oleh KAI Divre II Sumbar.

Komisaris KAI Cris Kuntadi mengatakan bahwa rencananya reaktivasi tersebut akan dilaksanakan tahun ini. Akan tetapi, karena keterbatasan anggaran, pihaknya baru bisa merealisasikan rencana tersebut di Kota Sawahlunto–Muaro Kalaban.

Untuk reaktivasi jalur KA di Tanah Datar, kata dia, tidak menutup kemungkinan bakal sampai Nagari Batu Taba Batipuh Selatan.

“Kami sangat mendukung niat baik dari Pemerintah Tanah Datar untuk mendorong peningkatan ekonomi daerah dan masyarakat,” katanya dalam sebuah pernyataan resmi.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar pun menyambut rencana KAI dengan tangan terbuka. Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian menilai, reaktivasi kereta api di Tanah Datar bisa mendorong perekonomian masyarakat.

“Pemkab Tanah Datar menyambut baik rencana pengaktifan kembali jalur kereta api yang melewati wilayah Tanah Datar, karena membuat distribusi barang maupun orang lebih murah dan efisien,” sebutnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai kereta api sumatra barat
Editor : Lili Sunardi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top