Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kementerian PUPR Minta Pemkot Gorontalo Dorong Pembangunan Rusun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 04 Oktober 2021  |  21:20 WIB
Kementerian PUPR Minta Pemkot Gorontalo Dorong Pembangunan Rusun
Salah satu contoh Rusun yang dibangun oleh Kementerian PUPR. - setkab/Kementerian PUPR.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo mendorong pembangunan rumah susun (Rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan bahwa keberadaan Rusun dapat menjadi hunian yang layak bagi masyarakat, sekaligus untuk menata kawasan kumuh dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada.

“Kami mengajak Pemerintah Kota Gorontalo untuk menyosialisasikan kepada masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah [MBR] agar mereka bisa tinggal di Rusun," ujarnya dalam siaran pers, Senin (4/10/2021).

Menurut Khalawi, manfaat Rusun adalah untuk memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, mengingat semakin terbatasnya lahan yang ada untuk perumahan. Selain itu, Rusun yang dibangun Kementerian PUPR saat ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas.

Dia menuturkan, pihaknya juga sedang melakukan sinergi program perumahan dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya.

Untuk itu, dia meminta Pemerintah Kota Gorontalo untuk mendata kawasan-kawasan mana saja yang layak untuk mendapatkan bantuan perumahan dari Kementerian PUPR.

“Selain Rusun, kami juga memiliki Program BSPS atau bedah rumah yang juga bermanfaat bagi masyarakat. Jadi ke depan Pemda harus memiliki data kebutuhan rumah dan kawasan yang layak mendapatkan bantuan,” tuturnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I, Recky Walter Lahope menuturkan bahwa pembangunan Rusun MBR Buliide di Kota Gorontalo dilakukan di Jalan Uskap, Kelurahan Buliide, Kota Gorontalo.

Rusun tersebut dibangun oleh Kontraktor Pelaksana PT Imizaki Jasana Gowata dan Manajemen Konsultan PT Yodya Karya (Persero). Total anggaran yang diperlukan untuk pembangunan Rusun tersebut mencapai Rp26,57 miliar.

Adapun, spesifikasi bangunan Rusun itu terdiri dari satu tower setinggi empat lantai dengan jumlah unit hunian sebanyak 90 unit tipe 24.

Sementara itu, Wali Kota Gorontalo Marten A Taha menyampaikan bahwa pihaknya akan mengajukan usulan tambahan Rusun lagi untuk masyarakat.

“Kami telah menyiapkan lahan seluas 3,2 hektare milik Pemda lengkap dengan sertifikatnya untuk lokasi pembangunan Rusun. Sebab dari data yang kami miliki, kebutuhan hunian masyarakat atau backlog perumahan di Kota Gorontalo masih sekitar 21.541 unit rumah,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusun gorontalo Kementerian PUPR
Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top