Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ekonomi RI Keluar dari Resesi, Ini Penopang Pertumbuhan Kuartal II/2021

Kepala BPS Margo Yuwono menyampaikan dari 17 sektor lapangan usaha, seluruh sektor mencatatkan pertumbuhan yang positif.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 05 Agustus 2021  |  12:03 WIB
Ekonomi RI Keluar dari Resesi, Ini Penopang Pertumbuhan Kuartal II/2021
Foto udara proyek pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan Pelabuhan Patimban akan menjadi pusat pertumbuhan kota metropolitan baru dalam pengembangan segitiga emas Rebana, serta diharapkan dapat menciptakan kurang lebih 4,3 juta lapangan pekerjaan baru yang terdiri dari pekerjaan dalam kawasan industri dan juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Barat. ANTARA FOTO - Raisan Al Farisi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia pada kuartal II/2021 tumbuh sebesar 7,07 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Margo Yuwono menyampaikan dari 17 sektor lapangan usaha, seluruh sektor mencatatkan pertumbuhan yang positif.

“Dari 17 lapangan usaha semua mengalami pertumbuhan positif, mulai dari transportasi pergudangan hingga sektor pertanian,” katanya dalam konferensi pers virtual, Kamis (4/8/2021).

Margo menjelaskan, pertumbuhan tertinggi dicatatkan oleh sektor transportasi dan pergudangan sebesar 25,10 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kemudian, sektor yang juga mencatatkan pertumbuhan tertinggi adalah sektor akomodasi makanan dan minuman sebesar 21,58 persen secara tahunan.

“Sementara sektor yang tumbuh paling kecil pertanian hanya 0,38 persen,” katanya.

Margo menjelaskan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2021 tersebut didorong oleh dua faktor, yaitu pemulihan ekonomi dan efek dari basis yang rendah, khususnya pada kuartal II/2020, di mana pertumbuhan ekonomi saat itu terkontraksi -5,32 persen.

Meski pengalami pertumbuhan yang tinggi pada kuartal II/2021, dia mengatakan bahwa ekonomi Indonesia masih belum kembali ke level normal, sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPS Pertumbuhan Ekonomi Covid-19 pemulihan ekonomi Margo Yuwono
Editor : Ropesta Sitorus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top