Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dampak Pengetatan PPKM Bakal Terasa Mulai Kuartal III/2021

Tingkat konsumsi rumah tangga berpeluang terjerumus ke zona negatif pada kuartal IV/2021 jika penanganan Covid-19 melalui kebijakan pengetatan PPKM tidak efektif.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 21 Juni 2021  |  19:45 WIB
Dampak Pengetatan PPKM Bakal Terasa Mulai Kuartal III/2021
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kebijakan pemerintah yang memperketat penerapan PPKM mikro akibat melonjaknya kasus Covid-19 di Tanah Air dinilai akan dirasakan dampaknya ke sektor ritel dan konsumsi rumah tangga mulai kuartal III/2021.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal memproyeksikan tingkat konsumsi rumah tangga pada kuartal III/2021 berada di kisaran 1-2 persen. Proyeksi ini lebih rendah dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, yakni sekitar 4 persen.

"Dengan demikian, penurunan yang terjadi tidak seburuk kuartal ketiga tahun lalu dimana tingkat konsumsi rumah tangga jatuh hingga ke level -3,5 persen," ujar Faisal, Senin (21/6/2021).

Sementara itu, kebijakan pengetatan mobilisasi masyarakat kali ini dinilai belum akan membuat indeks penjualan riil (IPR) anjlok ke zona negatif pada Juni 2021. Dia melihat IPR untuk Juni 2021 masih mungkin untuk bercokol di level 5 persen karena kebijakan diberlakukan pada akhir bulan.

Namun, jika kondisi seperti saat ini berlarut-larut, ujarnya, maka tidak tertutup kemungkinan mulai kuartal III/2021 indeks penjualan riil di Tanah Air kembali jatuh ke zona negatif meskipun tak akan sampai menyentuh minus belasan persen.

Seiring dengan hal tersebut, tingkat konsumsi rumah tangga pun juga memiliki kemungkinan untuk terjerumus ke zona negatif pada kuartal IV/2021 jika penanganan Covid-19 melalui kebijakan pengetatan PPKM tidak efektif.

Dengan kata lain, hal ini juga akan mendisrupsi upaya pemerintah dalam merealisasikan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan bisa mencapai kisaran 4,5 persen hingga 5,3 persen tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konsumsi rumah tangga pemulihan ekonomi ppkm mikro
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top