Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proyek SwanCity di Cikupa Nikmati Insentif PPN Ditanggung Pemerintah

PT Indonic Tangerang Investment, developer SwanCity di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengakui bahwa proyek properti yang mereka kembangkan dapat maksimal memanfaatkan insentif PPN.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  18:21 WIB
Perumahan di Swancity./Bisnis.com - Yanita Petriella
Perumahan di Swancity./Bisnis.com - Yanita Petriella

Bisnis.com, BANTEN – Penjualan rumah SwanCity di Cikupa, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, mengalami peningkatan karena adanya stimulus fiskal berupa Pajak Pertambahan Nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) yang diberlakukan sejak 1 Maret 2021.

Sales Director SwanCity Arnold Montana mengatakan insentif itu berdampak pada penjualan rumah siap huni di SwanCity.

Dia menjabarkan adanya insentif PPN ini membuat dalam sepekan hunian yang terjual di proyek ini mencapai 60 unit. Padahal, sebelum ada insentif PPN, jumlah unit yang terjual hanya sekitar 20 unit sepekan.

"Jadi, insenitf PPN, banyak yang beli, ada keluarga muda baru, orang tua juga beli, jadi semua segmen yang beli. Ini luar biasa sekali kenaikan penjualan lebih 100 persen karena insentif PPN. Dari sepekan biasa 20 unit ini kita per pekan bisa 50 unit hingga 60 unit untuk Lavon I dan Lavon II," ujarnya saat meninjau lokasi SwanCity pada Kamis (27/5/2021).

Pada kuartal I/2021, SwanCity membukukan marketing sales Rp500 miliar dari target tahun ini yang mencapai Rp2 triliun.

Luas SwanCity mencapai 2.600 hektare dan saat ini yang dikembangkan Lavon I, Lavon II, dan Daisan. Pengembangan Lavon dimulai sejak 2015 melalui PT Indonic Tangerang Investment, sedangkan Daisan dikembangkan melalui PT Swancity MJR Investment Tangerang.

Harga hunian di Lavon I mulai dipasarkan dari Rp875 juta hingga Rp1,8 miliar, lalu untuk Lavon II dipasarkan mulai Rp1,1 miliar hingga Rp2,5 miliar, dan untuk Daisan harganya dimulai Rp1 miliar hingga Rp7 miliar.

Saat ini, untuk Lavon I sisa stok unit rumah berada kurang dari 100 unit atau tinggal 10 persen dari total 2.600 unit. Untuk Lavon II saat ini sisa unitnya sekitar 150 unit atau sebeaar 20 persen dari total 1.600 unit.

"Untuk Daisan mulai konstruksi akhir tahun dan selesai 2023. Untuk Daisan ini merupakan Lavon tiganya SwanCity karena arti Daisan ini 'tiga'. Daisan kita baru buka tiga klaster dari lima klaster. Sold 30 persen saat pandemi karena Daisan baru kita launching kemarin," tuturnya.

Arnold menambahkan Swancity melakukan serah terima 800 rumah dari proyek Lavon II kepada konsumen mulai 15 April 2021 hingga Desember 2021.

"Jadi, untuk Lavon I dan Lavon II ini bisa dinikmati stimulus pemerintah karena memang siap huni," ucapnya.

Lokasi SwanCity yang strategis memungkinkan penghuni mudah mencapai tujuan utama mereka ke daerah sekitarnya seperti kawasan bisnis dan kompleks perbelanjaan di Jakarta dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang hanya memerlukan 20 menit berkendara.

SwanCity diapit tiga jalan tol, Jakarta–Merak, Serpong–Balaraja, dan Balaraja–Bandara, pengembangan konektivitas jalan tol yang sedang berlangsung dan penyelesaian jalur MRT pada masa mendatang meningkatkan konektivitas ke dan dari Tangerang New City.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti stimulus fiskal
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top