Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemilihan Ketua Kadin Segera Digelar, Begini Harapan Industriawan

Ketua Kadin yang baru diharapkan bisa ikut mendukung dan memajukan perekonomian nasional terlebih di tengah pandemi Covid-19.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 23 Mei 2021  |  21:44 WIB
Logo Kadin Indonesia - Antara
Logo Kadin Indonesia - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Pemilihan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang akan digelar pada awal Juni mendatang membawa sejumlah harapan dari pelaku industri.

Ketua Umum Asosiasi Kimia Dasar Anorganik (Akida) Michael Susanto Pardi mengatakan harapan untuk ketua yang baru nantinya untuk dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah dan memprioritaskan industri dalam negeri yang sudah ada saat ini. Artinya, tidak hanya fokus mengutamakan investasi baru.

"Apabila sudah ada industri sejenis di dalam negeri, sebaiknya investasi baru dibatasi atau dilarang agar industri yang ada bisa ekspansi. Pastinya ketua yang baru harus bisa bekerja keras untuk industri dengan mengawal kebijakan proteksi impor dengan TKDN, SNI, Safeguard, pelabuhan terbatas, dan neraca supply," katanya kepada Bisnis, Minggu (23/5/2021).

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto pun mengharapkan Ketua Kadin yang baru bisa ikut mendukung dan memajukan perekonomian nasional terlebih di tengah pandemi Covid-19 dengan bekerja sama erat bersama pemerintah dan dunia usaha dalam hal ini berkolaborasi dengan asosiasi-asosiasi.

Menurutnya penguatan industri dalam negeri saat ini sangat diperlukan supaya industri dalam negeri bisa lebih cepat pulih di tengah resesi perekonomian.

Ketua Umum Asosiasi Mainan Indonesia (AMI) Sutjiadi Lukas juga berharap nantinya Ketua Kadin yang baru membawa angin segar bagi para pengusaha. Pasalnya, posisi Kadin sebagai penyampai aspirasi pengusaha sangat penting.

"Saat ini ada permasalahan importasi, Kadin semoga dapat menjembatani ini karena kebijakan Kemenperin khususnya importasi saat ini tidak populis dan akan menghambat kinerja dunia usaha," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kadin Munas Kadin
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top