Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Abipraya Percepat Proyek Modernisasi Irigasi di Jawa Barat

Proyek modernisasi irigasi tersebut sedang dilakukan di 5 desa yang tersebar di Kabupaten Indramayu dan Majalengka.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 14 April 2021  |  17:25 WIB
Bendungan Tapin, salah satu bendungan yang pengerjaannya dilakukan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) -  Dok. Istimewa
Bendungan Tapin, salah satu bendungan yang pengerjaannya dilakukan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Brantas Abipraya (Persero) akan mempercepat pengerjaan proyek modernisasi irigasi atau RIMPP LSS 05 di Kabupaten Indramayu dan Majalengka.

Project Manager Proyek RIMP LSS 05 Brantas Abipraya mengatakan proyek modernisasi irigasi tersebut sedang dilakukan di 5 desa yang tersebar pada 2 kabupaten tersebut. Adapun, lanjutnya, perseroan saat ini sedang melakukan beberapa kegiatan pengecoran jalur irigasi.

“Kegiatan proyek irigasi ini tepatnya berlokasi di Desa Pegedangan, Kecamatan Tukdana, Indramayu. Pengerjaan kini sedang melakukan pemasangan top lini, grevel, pengecoran LC, dan pemasangan precast,” katanya dalam keterangan resmi, Rabu (14/4/2021).

Candra menambahkan kegiatan pengerasan jalan tanggul dengan menggunakan pasir guna mempermudah akses menuju lokasi kerja di tanggul saluran sekunder Bangodua. Di Desa Cangko, lanjut dia, pekerja sedang melaksanakan pemasangan top dinding plam, besi parapet, begisting dan pengecoran LC di saluran sekunder cangko sepanjang 1330 m.

Selanjutnya kegiatan RIMP LSS 05, Brantas Abipraya melakukan pekerjaan di Desa Sukadana Kecamatan Tukdana. Kegiatan proyek meliputi pengecoran LC, pemasangan besi parape, begisting, pemadatan jalan dengan batu pasir untuk akses ke lokasi kerja di saluran sekunder Tukdana SS.B.TA 1 dan SS.B.TA 2 sepanjang 1.080 meter.

Ditambahkannya, kegiatan proyek di Desa Sukaperna saat ini sedang dilakukan pekerjaan pengurasan saluran sekunder Bangodua, pembuatan sodetan sementara dan pengurasan saluran sekunder menggunakan excavator mini.

Selanjutnya di saluran sekunder Desa Bangodua yaitu merapihkan tepi saluran sekunder menggunakan excavator, dilaksanakan top frafel. Pemasangan top lini, pricest, finising keving dan merapihkan tumpukan material tanah di pinggir saluran sekunder desa setempat.

Di saluran sekunder yang lokasinya berada di Desa Karanggetas, sedang dilaksanakan pengurasan saluran. Hal ini dilakukan karena adanya pendangkalan. Pengurasannya pun dilakukan menggunakan excavator dan pemasangan patok spail bank.

Untuk Kabupaten Majalengka, Brantas Abipraya melakukan pekerjaan proyek di Desa Pangkalan Pari Kecamatan Jatitujuh. Pekerja sedang melakukan begisting, besi parapet, pengecoran lantai dan dinding di saluran sekunder sumber (sss) sepanjang 1.000 meter.

Selai proyek irigasi, Abipraya tercatat juga akan menyelesaikan 6 bendungan pada 2021. Salah satu bendungan yang telah rampung adalah Bendungan Tukul.

Bendungan Tukul merupakan salah satu dari 65 bendungan dibangun dengan tujuan menambah jumlah tampungan dan pasukan air nasional. Keberadaan bendungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian dan memudahkan penyediaan air bersih di Jawa Timur.

"Selain Bendungan Tukul, tahun ini Brantas Abipraya juga menargetkan lima bendungan lainnya selesai, yaitu Bendungan Tapin, Bendungan Kuningan, Bendungan Semantok, Bendungan Ciawi, dan Bendungan Cipanas," kata Manager Wasdal Divisi Operasi 2 Brantas Abipraya Djoko Men Utomo.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

irigasi brantas abipraya
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top