Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Upayakan Suku Bunga KUR Tetap 3 Persen sampai Akhir Tahun

Diketahui, pemerintah memberikan subsidi terhadap suku bunga KUR sehingga menjadi 3 persen hingga Juni mendatang, dari awalnya 6 persen.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 09 April 2021  |  08:13 WIB
Pemerintah Upayakan Suku Bunga KUR Tetap 3 Persen sampai Akhir Tahun
Kredit Usaha Rakyat - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah terus mendorong bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 3 persen hingga akhir tahun ini.

Diketahui, pemerintah memberikan subsidi terhadap suku bunga KUR sehingga menjadi 3 persen hingga Juni mendatang, dari awalnya 6 persen. Sampai dengan 30 Juni 2021, penerima baru maupun debitur KUR dengan kolektabilitas 1 atau 2 pada masa penagihan subsidi bunga, mendapatkan tambahan subsidi bunga KUR sehingga hanya dibebankan 3 persen.

Airlangga mengatakan hal tersebut adalah upaya dari pemerintah untuk mendukung wirausaha yang memiliki kesulitan mendapatkan modal, khususnya alumni dari program Kartu Prakerja.

“Berdasarkan survei dari kantor PMO Prakerja, bahwa tantangan utama bagi usahawan adalah terkait dengan permodalan, dan kemudian tentunya kami lihat permodalan ini salah satunya melalui pinjaman yaitu kredit usaha rakyat [KUR],” katanya dalam ‘Sosialisasi Penguatan Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja Melalui Pembiayaan KUR’, Kamis (8/4/2021).

Adapun, pemerintah menganggarkan penyaluran KUR sebesar Rp253 triliun pada tahun ini, dengan jumlah nasabah mendekati 6 juta nasabah. Sementara, kata Airlangga, realisasi KUR 2020 mencapai 104 persen atau Rp198 triliun dari Rp190 triliun.

Selain itu, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) tersebut juga mengatakan pemerintah sedang melakukan review untuk menjadikan program KUR dengan besaran Rp100 juta agar dijadikan bebas jaminan atau agunan.

Politikus Partai Golkar tersebut juga mengingatkan bahwa KUR bukan merupakan bantuan sosial (bansos), sehingga mesti dibayar.

“Nah, sekarang bunganya disubsidi pemerintah 3 persen, tentu ke depan pemerintah akan terus berupaya agar bunganya terus ditekan dan kami berharap bahwa dengan semakin banyaknya alumni bisa jadi pengusaha tangguh,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kur airlangga hartarto Subsidi Bunga
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top