Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Usai Diizinkan Terbang, Boeing Kandangkan Puluhan 737 Max

Sejumlah pesawat 737 Max mengalami masalah kelistrikan baru, sehingga harus dikandangkan sementara waktu.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 09 April 2021  |  21:27 WIB
Boeing 737 MAX yang merupakan pesawat buatan Boeing yang paling banyak diminati.  - Boeing
Boeing 737 MAX yang merupakan pesawat buatan Boeing yang paling banyak diminati. - Boeing

Bisnis.com, JAKARTA – Sejumlah pesawat 737 Max kembali dikandangkan oleh Boeing Co. lantaran mengalami masalah kelistrikan baru. Hal itu terjadi hanya beberapa bulan, setelah seri pesawat tersebut kembali diizinkan terbang.

Pabrikan yang berbasis di Chicago menyebutkan sedang mengidentifikasi potensi masalah di beberapa pesawat 737 Max. Perusaaan juga telah memberi tahu 16 pelanggan yang pesawat pesanannya mengalami masalah.

Selain itu, Boeing juga meminta kepada para pelanggan yang pesawatnya bermasalah, untuk tidak mengoperasikan pesawat tersebut.

Selanjutnya, Boeing juga sedang bekerja dengan Federal Aviation Administration (FAA) untuk mengidentifikasikan masalah produksi yang memengaruhi sejumlah pesawat.

Namun demikian, Boeing menegaskan, gangguan hanya terjadi pada beberapa pesawat saja, bukan seluruh armada Boeing 737 Max yang diproduksi perusahaan.

“Rekomendasi sedang dibuat untuk memungkinkan verifikasi dan pemeriksaan terhadap komponen sistem tenaga listrik yang bermasalah,” tulis Boeing dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/4/2021).

Persoalan tersebut memang tidak terkait dengan sistem kontrol penerbangan yang sebelumnya menjadi masalah utama 737 Max. Namun demikian, gangguan pada sejumlah armada buatan Boeing tersebut secara tidak langsung mengganggu comeback jenis pesawat unggulan perusahaan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat boeing boeing 737

Sumber : Bloomberg

Editor : Yustinus Andri DP

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top