Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Boeing 737-800 NG Batik Air Jalani Pemeriksaan 3 Jam, Ada Apa?

Pilot memutuskan untuk membatalkan lepas landas karena ada indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen tertentu perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 20 Maret 2021  |  23:29 WIB
Pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (14/2/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (14/2/2019). Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Pesawat Batik Air ID-6561 rute Palu menuju Jakarta pada Sabtu (20/3/2021) terpaksa menjalani pemeriksaan lebih lanjut selama 3 jam akibat menyalanya indikator pada kokpit saat bersiap lepas landas.

Corporate Communication Strategic Lion Air Group Danang Mandala menjelaskan sesuai standar operasional prosedur (SOP), pengecekan pesawat sebelum keberangkatan (pre flgiht check) tetap dijalanan secara menyeluruh oleh awak kokpit (pilot) dan teknisi.

Hasil pengecekan pada pesawat dinyatakan laik terbang dan beroperasi (airworthy for flight). Pesawat Batik Air pun bersiap untuk mengudara (take off) di landas pacu. Namun, lanjutnya, pilot memutuskan untuk membatalkan lepas landas karena ada indikator pada kokpit yang menunjukkan komponen tertentu perlu dilakukan pengecekan lebih lanjut.

"Pesawat lantas kembali ke landas parkir (return to apron/ RTA).Penerbangan yang menggunakan Boeing 737-800 NG menjalani pemeriksaan dengan waktu pengerjaan signifikan berkisar 180 menit. Setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ditemukan kendala teknis dan pesawat dinyatakan laik terbang," ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (20/3/2021).

Adapun hal ini membuat maskapai dengan jenis layanan penuh tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh tamu yang terganggu perjalanannya atas ketidaknyamanan yang timbul.

Sesaat setelah kembali ke Apron dan posisi pesawat sudah sempurna, maka seluruh tamu diarahkan dan dikembalikan ke ruang tunggu terminal keberangkatan.

Pesawat dari Bandar Udara Mutiara Sis-Aljufri, Sulawesi Tengah (PLW) tujuan Jakarta Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK) membawa sebanyak 151 penumpang.

Pesawat dengan registrasi PK-LZM tersebut direncanakan berangkat dari Bandar Udara Mutiara Sis-Aljufri pukul 07.00 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 08.45 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07).

Batik Air pun telah menyampaikan informasi sesuai perkembangan terkini dan memberikan kompensasi keterlambatan keberangkatan (delay management) berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Pilihan layanan yang juga diberikan kepada tamu atau sesuai permintaan tamu penerbangan ID-6561, antara lain: perubahan jadwal keberangkatan (reschedule), pengembalian dana dari tiket (refund).

Akhirnya Batik Air penerbangan ID-6561 mengudara dengan menggunakan pesawat yang sama, membawa enam awak pesawat serta 98 tamu. Lepas landas dari Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri pada 10.10 WITA. Pesawat sudah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 11.50 WIB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat boeing batik air
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top