Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Hannover Messe 2021, Zenith Allmart Berharap Industri Alkes Dilirik

Saat ini industri alkes membutuhkan investasi yang tidak sedikit.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 08 April 2021  |  19:44 WIB
Produk Distal Femur Locking Plate Right 4.5 Zenith Allmart.  - zenmed.co.id
Produk Distal Femur Locking Plate Right 4.5 Zenith Allmart. - zenmed.co.id

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen alat kesehatan, PT Zenith Allmart Precisindo memiliki harapan yang besar akan masuknya investasi asing untuk mengembangkan industri alat kesehatan.

CEO of Industrial Part & Medical Devices Zenith Allmart Precisindo Allan Changrawinata mengatakan Indonesia adalahpasar yang potensial. Dia mencontohkan saat ini pihaknya tengah fokus pada pengembangan produk inplan yang memiliki sejumlah tantangan.

"Memang ini kan industri yang unik, di mana harus diawali dengan riset yang membutuhkan biaya besar kalau gagal artinya sia-sia. Lalu kalau riset berhasil juga masih perlu kepastian untuk pasien bersedia menggunakannya," kata Allan dalam  webinar Pra-Konferensi Hannover Mese 2021 untuk sektor ILMATE, Kamis (8/4/2021).

Alhasil, menurut Allan industri alkes membutuhkan investasi yang tidak kecil. Oleh karena itu, sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak negara yang berlomba-lomba menginginkan untuk memasarkan produknya di sini.

Allah menyebut salah satu peluang dari captive market yakni pada produk alat inplan tulang. Pasalnya, jika dalam sebulan terjadi kecelakaan kendaraan roda dua dari 1 persen pengguna maka sudah ada 1,4 juta pasien atau per mil-nya ada 40.000 trauma yang membutuhkan produk inplan tulang di sini.

Pengembangan inplan tulang juga semakin prospektif dengan adanya Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang membuat banyak masyarakat meninggalkan pengobatan tradisional.

"Dari produk inplan ini sebenarnya India dan Pakistan juga menawarkan untuk masuk tetapi setelah kami cek kembali mereka menggunakan yang skala industri biasanya untuk sektor otomotif sedangkan yang kami kembangkan benar-benar medical grade," ujarnya.

Sisi lain, Allan juga menyambut baik peran Indonesia sebagai patner resmi Hannover Messe 2021. Pasalnya, perseroan kerap sekali mengikuti ajang serupa dan selalu merasa berjuang sendiri karena sulit mencari perusahaan asal Indonesia yang ikut serta.

"Kami sangat antusias Indonesia dalam Hannover Messe kali ini dan berharap ini menjadi jendela untuk masuknya investasi baru, mengingat sekitar 95 persen alkes Indonesia impor," ujarnya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur alkes Hannover Messe 2021
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top