Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumber Pembiayaan Ditambah, Ini Proyek-proyek KPBU Perumahan

Kementeruan PUPU menyatakan akan memperluas sumber pendanaan proyek perumahan tahun ini. Selain itu, Kementerian PUPR telah menyiapkan sejumlah proyek KPBU bidang perumahan.
Andi M. Arief
Andi M. Arief - Bisnis.com 31 Maret 2021  |  16:44 WIB
Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tegalrejo Yogyakarta yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah./Antara - Eka AR
Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Tegalrejo Yogyakarta yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah./Antara - Eka AR

Bisnis.com, JAKARTA – Ditjen Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menambah saluran bantuan pembiayaan perumahan. Selain itu, DJPI menyatakan memperluas sumber pendanaan proyek perumahan tahun ini.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR Eko D. Heripoerwanto mengatakan akan menyempurnakan pembiayaan perumahan pada tahun ini. Eko menyatakan pihaknya sedang berusaha memasukkan skema bantuan pemiayaan melalui koperasi dan beberapa lembaga keuangan lainnya.

"Kami sekarang juga tengah mencoba untuk melibatkan multifinance, kemudian utnuk melakukan bantuan pembiayaan khusus untuk masyarakat yang informal melalui pengenalan microfinance dan sebagainya," ungkapnya dalam rapat dengan pendapat bersama Komisi V DPR pada Rabu (31/3/2021).

Selain bantuan pembiayaan, Eko mengatakan juga akan berusaha untuk mecari pendanaan untuk proyek rumah susun. Eko menjelaskan bahwa ada kemungkinan penggunaan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) dalam proyek perumahan pemerintah.

Eko menyatakan pihaknya sedang mengkaji lima proyek konstruksi rumah susun (rusun) yang dapat menggunakan KPBU. Kelima proyek tersebut adalah Rusun Cisanten Bina Harapan-Bandung, Rusun Desa Besar-Medan, Rusun Karawang, Rusun Sei Mangkei, dan Rusun Daan Mogot-Jakarta.

Berdasarkan data DJPI, kelima proyek rusun tersbut kini dalam tahap final business case (FBC). Adapun, estimasi investasi yang dapat diserap menembus Rp3 triliun. "Semua bentuknya rusun dan itu KPBU. Kami semua berharap pada akhir tahun kajiannya sudah selesai dan siap untuk ditawarkan."

Selain kelima proyek tersebut, DJPI mendata masih ada 10 proyek perumahan lainnya yang diusulkan utnuk menggunakan skema KPBU. Jika usulan dan kajian tersebut berjalan lancar, akan ada 15 proyek perumahan yang menggunakan skema KPBU.

Adapun, total estimasi investasi yang dapat ditelan oleh 15 proyek perumahan KPBU terseut mencapai Rp142,97 triliun. Adapun, total proyek KPBU yang ada dalam tahap usulan, penyiapan, dan transaksi mencapai 145 proyek dengan nilai investasi mencapai Rp1.300,66 triliun.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan rumah susun KPBU
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top