Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ridwan Kamil: Bandara Kertajati Diminati Bengkel Pesawat Asing

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan sudah ada perusahaan bengkel pesawat atau MRO asing yang minat untuk membangun fasilitasnya di Bandara Kertajati.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  13:43 WIB
Petugas melakukan rutinitas pemeriksaan di selasar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Rachman
Petugas melakukan rutinitas pemeriksaan di selasar Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (24/6/2020). Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan kargo bukan satu-satunya rencana pengembangan Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Majalengka tetapi juga pada jasa layanan pemeliharaan pesawat (maintenance, repair, overhaul/MRO).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan optimalisasi bisnis di luar penumpang atau non aeronautika Bandara Kertajati akan difokuskan juga pada MRO. Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut telah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Rencana fokus Bandara Kertajati itu disampaikan Ridwan dalam rapat tersebut.

“Kita tahu juga bisnis bandara itu tidak hanya penumpang, ada juga kargo dan perawatan. Tadi dibahas agar Kertajati bisnis juga pada non penumpang, kalau kargo sudah dimulai,” katanya melalui siaran pers, Selasa (30/3/2021).

Dia mengatakan ada maskapai penerbangan internasional yang berminat membangun fasilitas MRO di Bandara Kertajati. Dia pun telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo akan adanya pihak penerbangan internasional di Asia yang juga berminat membuka MRO maskapainya di Kertajati.

Ridwan mengatakan Bandara Kertajati saat ini memang belum bisa berfungsi optimal karena masih terkendala akses jalan tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) belum selesai. Namun Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono telah bahwa Desember 2021 akan terhubung.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Kementerian Perhubungan sudah berkoordinasi dengan sejumlah pihak mengenai rencana pengembangan fasilitas MRO di Bandara Kertajati.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Kasau untuk memanfaatkan kegiatan MRO di Kertajati, maka kita akan segera bangun dan kembangkan di lahan yang sudah ada secepatnya,” kata dia.

Budi mengatakan fasilitas MRO di Bandara Kertajati membidik pasar perawatan pesawat pribadi yang selama ini melakukan perawatannya di luar negeri.

Di luar itu Menhub juga menyampaikan rencana pengembangan Bandara Kertajati sebagai bandara yang melayani penerbangan haji dan umrah juga akan diteruskan. Menurutnya sesuai dengan arahan dari Presiden Joko Widodo maka umrah dan haji warga Jabar dan sebagian Jateng akan dikonsentrasikan di Kertajati.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandara kertajati
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top