Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tes GeNose di Bandara Bakal Picu Lonjakan Penumpang

Penerapan tes GeNose bagi penerbangan dinilai bakal memicu lonjakan jumlah penumpang.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 30 Maret 2021  |  13:35 WIB
Calon penumpang kereta api menyerahkan kantong tes deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 kepada petugas kesehatan untuk diperiksa di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2/2021). - Antara
Calon penumpang kereta api menyerahkan kantong tes deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 kepada petugas kesehatan untuk diperiksa di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur, Senin (15/2/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah dinilai terlalu tergesa-gesa dalam menerapkan uji skrining GeNose sebagai syarat perjalanan perjalanan mulai 1 April 2021 dengan risiko adanya lonjakan penumpang memasuki kuartal II/2021.

Pemerhati penerbangan Alvin Lie memperkirakan pada April, terutama pada paruh kedua, terjadi lonjakan pergerakan masyarakat karena pada tahun lalu sudah tidak mudik. Larangan yang dilakukan oleh pemerintah hanya ditujukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta TNI & Polri, sedangkan masyarakat umum tidak terkena larangan tersebut.

"Semakin saya pikirkan, semakin saya heran. Mengapa pemerintah sedemikian tergesa terapkan GeNose untuk syarat transportasi pada 1 April," ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, paparnya, pada pekan-pekan awal penerapan pelayanan baru selalu akan terjadi masalah yang tidak terdeteksi sebelumnya. Hal itu bisa terjadi pada aspek sumber daya manusia (SDM), alat kerja, alur pelayanan, maupun pada sisi pengguna pelayanan yang kurang memahami.

Risiko ini dinilainya cukup tinggi. Selain itu, ketersedian jumlah alat GeNose untuk bisa melayani pergerakan pada periode terpadat juga diragukan.

"Saya menilai akan lebih bijak jika penerapan GeNose dilaksanakan setelah Idulfitri. Kasihan pelaksana di lapangan. Mereka yang berhadapan langsung dengan pengguna pelayanan dan sekaligus menghadapi kondisi pergerakan," imbuhnya.

Dia berpendapat hal tersebut dengan mempertimbangkan tes GeNose yang hanya berlaku pada hari keberangkatan. Penumpang harus datang lebih awal di bandara untuk tes GeNose kemudian check in, sehingga akan terjadi konsentrasi penumpang di kawasan pelayanan tes GeNose.

Adapun, untuk Antigen & PCR, penumpang bisa tes satu hingga dua hari sebelum keberangkatan, di luar bandara, sehingga diharapkan tidak menambah beban proses di bandara.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Genose
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top