Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gara-Gara Ini, MRT Jakarta Pecahkan Rekor MURI

MRT Jakarta berhasil memecahkan rekor MURI karena fasilitas yang telah disediakan untuk penumpang bersepeda.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 27 Maret 2021  |  14:21 WIB
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Penumpang berada di dalam MRT Jakarta, di Jakarta, Senin (6/4/2020). Pasca diterbitkannya Permenkes tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan COVID-19, moda transportasi MRT, KRL, LRT, dan Transjakarta mulai dilakukan pembatasan armada dan jam operasional. ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) menerima piagam penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dengan rekor Operator Transportasi Publik yang Menyediakan Fasilitas Terbanyak untuk Penumpang Bersepeda.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) William Sabandar mengatakan dengan adanya rekor MURI ini ini harus menjadi suntikan motivasi kepada perusahaan dan publik agar betul-betul mendorong sebuah proses bersama kolaborasi transportasi publik yang akan meningkatkan mobilitas dan mengubah gaya hidup yang ingin diwujudkan bersama.

“Saat ini, MRT Jakarta memiliki beragam jenis fasilitas pendukung bagi pesepeda yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi mobilitasnya,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (27/3/2021).

Sejumlah fasilitas tersebut diantaranya yakni 26 unit rak sepeda yang tersebar di 13 stasiun, 41 unit rambu petunjuk sepeda, jalur khusus pesepeda di sepanjang koridor MRT Jakarta, Shelter sepeda di Stasiun Dukuh Atas BNI.

Akses sepeda non lipat di tiga stasiun, yaitu Stasiun Bundaran HI, Blok M BCA, dan Lebak Bulus GRAB. Elevator/lift untuk sepeda lipat. Lalu kereta khusus sepeda non lipat (kereta nomor 6) di setiap rangkaian. Kemudian Kereta khusus sepeda lipat (kereta nomor 3 dan 4) di setiap rangkaian.

Di sisi lain, tempat parkir sementara untuk sepeda non lipat di dalam stasiun Lebak Bulus Grab, Blok M BCA, dan Bundaran HI.

“Untuk gaya hidup kami juga telah bermitra dengan Jakarta Bike Hub dan menyediakan pintu pengetapan [tapping gate] khusus untuk sepeda,” imbuhnya.

William yakin akses sepeda lipat dan non-lipat yang disediakan oleh MRT Jakarta kepada para penumpang bersepeda bisa memberikan manfaat kepada berbagai pihak, seperti perbaikan kualitas udara. Selain itu juga menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan, seiring dengan adanya perubahan gaya hidup masyarakat yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top