Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Emiten MYOR Yakin Ramadan dan Lebaran Dorong Penjualan

Secara historis, semua produk meningkat penjualannya saat momentum Ramadan dan Lebaran.
Ipak Ayu
Ipak Ayu - Bisnis.com 17 Maret 2021  |  09:27 WIB
Kantor PT Mayora Indah Tbk. - mayora
Kantor PT Mayora Indah Tbk. - mayora

Bisnis.com, JAKARTA — PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) optimistis tahun ini akan mendulang pertumbuhan yang lebih baik dibanding tahun lalu. Momentum Ramadan dan Lebaran nanti pun diyakini akan mampu kembali mengungkit penjualan.

Sekretaris Perusahaan Mayora Indah Yuni Gunawan mengatakan apalagi perseroan selalu memperkenalkan produk baru setiap tahun. Meski tak membeberkan secara detail tahun ini perseroan juga mengaku akan merilis produk baru.

"Kami selalu melihat perkembangan begitu pula untuk penigkatan kapasitas dan ekspansi pabrik akan selalu disesuaikan dengan perkembangan pasar," katanya kepada Bisnis, Selasa (16/3/2021).

Prinsipnya, Yuni mengemukakan secara historis, semua produk meningkat penjualannya saat momentum Ramadan dan Lebaran.

Oleh karena itu, perseroan meningkatkan produksi pada semua segmen baik packaged foods yakni biskuit, wafer, chocolate, dan permen. Begitu pula untuk produk packaged beverages yakni kopi dan health food seperti energen.

Yuni pun memastikan ke depan selain terus memperkenalkan produk baru dan varian rasa baru baik di dalam negeri maupun untuk ekspor.

"Di samping itu, kami juga akan terus menghadirkan produk dengan kemasan yang lebih variatif yang bisa dipilih oleh konsumen sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Yuni.

Direktur Keuangan Mayora Indah Hendrik Polisar sebelumnya mengatakan dalam merilis produk baru selain melihat pasar, pihaknya tentu juga melihat penerimaan pada masyarakat. Pada prinsipnya perseroan tidak akan pernah selesai dengan produk baru.

"Artinya kami masih akan terus melakukan investasi dan ekspansi. Tahun ini kami telah merilis sepuluh produk baru yang diharapkan akan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja penjualan 5-10 persen," katanya.

Hendrik menyebut meski menargetkan kontribusi yang terbilang kecil tetapi hal itu akan mendukung pertumbuhan produk eksisting yang masih terus berjalan.

Perseroan pun tak memungkiri hadirnya produsen lokal lain dan produk impor yang semakin banyak beredar menjadi kendala perseroan saat ini. Selain itu perseroan juga dihadapkan pada tantangan dalam penyediaan bahan baku. Untuk itu, inovasi menjadi kata kunci dalam menjaga kinerja perseroan.

Hendrik juga percaya diri kinerja perseroan dapat tumbuh pesat pada tahun ini . Tren kenaikan penjualan dan respon positif masyarakat terhadap produk baru menjadi sejumlah faktor penopang.

Sejumlah produk baru yang dirilis Mayor sepanjang 2020 adalah biskuit Malkist Roma dengan varian rasa cappuccino, dan kelapa coklat, wafer Kalpa, Energen dengan varian rasa kurma, dan Kopi Gilus Mix. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manufaktur industri industri mamin mayora
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top