Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Diyakini Tak Pengaruhi Harga Properti

Banjir berulang kali melanda Jakarta dan sekitarnya. Meski demikian, hgarga properti terutama hunian tidak akan mengalami penurunan, karena bencana itu hanya sesaat.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 27 Februari 2021  |  02:10 WIB
Ilustrasi banjir. - Antara
Ilustrasi banjir. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Properti hunian yang bukan berada di wilayah yang langganan banjir tak mengalami penurunan harga.

Banjir yang kerap melanda di Indonesia terutama wilayah Jabodetabek menjadi momok permasalahan yang tak kunjung usai. Banjir menyebabkan kerugian materil yakni terkait dengan harga rumah.

Ketua Umum DPP Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Lukas Bong menuturkan bencana banjir bukan sesuatu yang terjadi setiap saat sehingga tak berpengaruh pada harga properti. Hal ini berbeda dengan wilayah properti yang terkena banjir setiap tahun.

"Banjir kan tidak terjadi setiap saat. Lagi pula tahun ini juga banjir cepat surut. Banjir karena gorong-gorong sehingga menyebabkan banjir genangan," ujarnya.

Dia menuturkan untuk wilayah yang setiap tahunnya terkena banjir memang mengalami penurunan harga. Penurunannya berbeda beda tergantung wilayah. Untuk wilayah yang tidak selalu terkena banjir, tidak mengalami penurunan harga.

"Banjir enggak pengaruh pada harga properti. Karena tidak terjadi setiap saat," ucap Lukas.

Director, Head of Research & Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan dari kondisi di lapangan, masalah banjir tak banyak memengaruhi nilai jual suatu properti seperti rumah. Menurutnya, banjir hanyalah masalah sesaat.

"Kalau harga perumahan itu turun, itu diborong semua. Nanti sewaktu-waktu kan akan naik. Jadi mungkin mempengaruhi minat orang sesaat aja ya. Tapi begitu nanti, berapa bulan kemudian orang lupa pernah terjadi banjir gede, mungkin nggak ke situ lagi pikirannya," kata Anton.

Dia mencontohkan perumahan di Kelapa Gading dan Kemang masih memiliki nilai jual tinggi meskipun terkena banjir. Hal itu juga berlaku di perumahan-perumahan lainnya.

"Jadi, menurut saya, baik itu di Kelapa Gading, Kemang, Bekasi, pinggiran kota sana, saya pikir itu harga rumah enggak akan langsung turun, cuma sesaat aja. Beberapa bulan kemudian enggak ada juga orang yang mau turunin harga," tuturnya.

Namun, apabila daerahnya tersebut selalu kena banjir terus akan berdampak pada turunnya harga properti. Jika banjir hanya momen tertentu, tidak terlalu berpengaruh pada harga properti.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Banjir Jakarta harga properti
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top