Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementerian ESDM Targetkan Susut Jaringan Listrik 9,01 Persen

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan susut jaringan tenaga listrik tahun ini sekitar 9,01 persen.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  13:19 WIB
Teknisi PT PLN (Persero) melakukan pengerjaan pemeliharaan jaringan listrik di Gardu Induk 150KV GIS Gedebage, Bandung, Jawa Barat.  - Rachman
Teknisi PT PLN (Persero) melakukan pengerjaan pemeliharaan jaringan listrik di Gardu Induk 150KV GIS Gedebage, Bandung, Jawa Barat. - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan susut jaringan tenaga listrik tahun ini sekitar 9,01 persen.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Munir Ahmad mengatakan susut jaringan atau losses merupakan salah satu parameter penghitungan subsidi listrik.

Tahun ini target susut jaringan tenaga listrik ditetapkan sebesar 9,01 persen. "Target tahunan tersebut menjadi batas atas untuk penetapan realisasi susut jaringan tenaga listrik 2021," kata Munir dalam webinar, Selasa (23/2/2021).

Target tahunan dan realisasi susut jaringan tenaga listrik tahunan digunakan sebagai dasar perhitungan biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik dan subsidi listrik untuk PT PLN (Persero).

Dia menuturkan bahwa realisasi susut jaringan tenaga listrik setiap tahunnya mengalami penurunan. Pada 2018, realisasi susut jaringan tenaga listrik mencapai 9,55 persen. Kemudian realisasi 2019 sebesar 9,35 persen dan realisasi sampai dengan triwulan III/2020 sebesar 8,39 persen.

"Dampak penurunan susut jaringan tenaga listrik sangat berpengaruh terhadap besaran BPP tenaga listrik. Penurunan susut jaringan tenaga listrik sebesar 1 persen akan berpengaruh terhadap BPP tenaga listrik sebesar Rp3,9 triliun," ujar Munir.

Oleh karena itu, pemerintah mengharapkan PLN terus dapat melakukan upaya efisiensi untuk menjaga kinerja keuangan, salah satunya melalui optimalisasi penurunan susut jaringan tenaga listrik tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi listrik jaringan listrik
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top