Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Target Lifting Minyak 1 Juta Bph Masih Relevan dengan Transisi Energi

Ke depannya dengan adanya konversi pemakaian bahan bakar yang lebih ramah untuk pembangkit listrik dengan menggunakan gas, kebutuhan energi fosil masih diproyeksikan masih akan meningkat.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 28 Januari 2021  |  14:37 WIB
Saat ini, produksi minyak Sukowati Field secara year to date berkisar di angka 8.500 barel minyak per hari dan gas sebesar 12 Juta kaki kubik per hari. - Pertamina
Saat ini, produksi minyak Sukowati Field secara year to date berkisar di angka 8.500 barel minyak per hari dan gas sebesar 12 Juta kaki kubik per hari. - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi menyebutkan bahwa target produksi siap jual atau lifting minyak 1 juta barel per hari pada 2030 masih revelan dengan tren transisi energi.

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menuturkan bahwa pada 2020 kebutuhan minyak mentah Indonesia berada sekitar 1,6 juta barel per hari. Namun, pada 2030 kebutuhan minyak mentah dalam negeri diproyeksikan meningkat menjadi 2 juta barel per hari.

“Dari sisi sini kita lihat meski bauran energi akan diturunkan untuk migas tapi dari sisi volume meningkat jadi sangatlah relevan untuk menutup energi nasional,” ujarnya dalam Sustainable Energy: Grean and Clean, Kamis (28/1/2021).

Selain minyak, kata Dwi, ke depannya dengan adanya konversi pemakaian bahan bakar yang lebih ramah untuk pembangkit listrik dengan menggunakan gas, kebutuhan energi fosil masih diproyeksikan masih akan meningkat.

Dia menuturkan bahwa volume gas pada tahun lalu yang berada sekitar 6,5 MMscfd diproyeksikan akan naik hingga dua kali lipat pada 2030. Untuk itu, target lifting gas 12 Bscfd masih diperlukan untuk menutupi kebutuhan itu.

“Kebutuhan 12 Bscfd pun mungkin belum sampai 2030 potensinya masih besar,” ungkapnya.

Dia menambahkan bahwa minyak bumi masih memiliki peranan penting tidak hanya digunakan sebagai bahan bakar. Menurutnya, minyak mentah tersebut nanti juga dapat digunakan sebagai bahan baku kebutuhan sehari-hari.

“Di samping untuk energi, maka sesungguhnya oil and gas memberi manfaat luas yakni petrochemical,” jelasnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas lifting minyak
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top