Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jabar Juara Tujuan Investasi, BKPM Minta Para Gubernur Belajar dari Ridwan Kamil

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan gubernur lain perlu belajar dan diskusi bagaimana tata kelola dan pelayan oleh Gubernur Jabar untuk meningkatkan investasi di daerahnya masing-masing.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  13:57 WIB
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (kanan) tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020). - Antara
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil (kanan) tiba di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (20/11/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pulau Jawa mendominasi investasi 2020 sebesar Rp408,8 triliun atau tumbuh 4,5 persen dari tahun sebelumnya. Dari pencapaian tersebut, Provinsi Jawa Barat (Jabar) merupakan tujuan favorit nomor satu bagi investor.
 
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa total investasi baik dari dalam maupun luar negeri di Jabar sebesar Rp120,4 triliun atau 14,6 persen. Lalu, DKI Jakarta Rp95 triliun (11,5 persen), Jawa Timur Rp78,3 triliun (9,5 persen), Banten Rp62 triliun (7,5 persen), dan Jawa Tengah Rp50,2 triliun (6,1 persen).
 
“Memang gubernur lain perlu belajar dan diskusi bagaimana tata kelola dan pelayan oleh Gubernur Jabar [Ridwan Kamil] kepada investor. Atau mungkin karena ada Patimban atau produktivitas tenaga kerja yang luar biasa,” katanya pada acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 secara daring, Selasa (26/1/2021).
 
Bahlil menjelaskan bahwa target investasi pada 2020 mencapai target. Dari perubahan target menjadi Rp817,2 triliun, BKPM mendapat Rp826,2 triliun atau 101,1 persen. 
 
Dalam capaian tersebut, baru kali ini dalam 5 tahun terakhir total investasi luar Jawa lebih besar dengan dengan persentase 50,5 persen (417,4 triliun) berbanding 49,5 persen (Rp408,8 triliun).
 
Yang menarik, tambah Bahlil, saat pandemi Covid-19 realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) lebih besar dari penanaman modal asing (PMA).
 
“Itu menunjukkan pengusaha nasional kalau kita urus dengan baik dan beri kepastian juga harapan dengan baik, maka mereka fokus,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jawa barat bkpm ridwan kamil
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top