Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUU EBT Ditargetkan Rampung Oktober Tahun Ini

Selain komitmen dari DPR, political will dari pemerintah juga diperlukan untuk mendorong terbitnya UU EBT.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  19:37 WIB
Suasana PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 di Tompaso, Kabupaten Minahasa, Jumat (13/3/2020). PGE menargetkan pengeboran sumur semi eksplorasi untuk pembangunan PLTP Unit 7 dan Unit 8 akan dimulai pada Semester II/2020. Bisnis - Lukas Hendra.
Suasana PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 di Tompaso, Kabupaten Minahasa, Jumat (13/3/2020). PGE menargetkan pengeboran sumur semi eksplorasi untuk pembangunan PLTP Unit 7 dan Unit 8 akan dimulai pada Semester II/2020. Bisnis - Lukas Hendra.

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi VII DPR menargetkan perumusan Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan akan selesai pada Oktober 2021.

Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa hari ini, pihaknya melakukan rapat dengar pendapat dengan tim keahlian dewan untuk menyampaikan draf terbaru RUU EBT.

"Setelah itu, [draf RUU EBT terbaru] kami putar ke seluruh kelompok masyarakat luas untuk merespon, menanggapi, mempertajam, dan memperdalam.  Per hari ini muncul draf baru RUU EBT," ujarnya dalam acara Indonesia Energy Transition Outlook 2021, Selasa (26/1/2021).

Selain komitmen dari DPR, menurutnya, political will dari pemerintah juga diperlukan untuk mendorong terbitnya UU EBT.  Dia pun berharap agar perumusan UU EBT dapat selesai pada Oktober tahun ini.

"Mudah-mudahan per Oktober tahun ini selesai UU EBT karena kami juga akan merumuskan undang-undang lain, misalnya, Undang-Undang Migas," kata Sugeng.

Dalam RUU EBT, sejumlah poin penting yang menjadi diskursus para pemangku kepentingan adalah terkait pelibatan nuklir dalam RUU EBT, perizinan, dan badan khusus EBT.

"Badan khusus EBT perlu untuk menyangkut kepastian investasi dengan memperkuat prinsip bankability proyek EBT dari sisi risiko," imbuh Sugeng.  

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi baru terbarukan ebt
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top