Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksin Merah Putih Tersedia Tahun Ini, Berikut Tahapan Pengembangannya

Pemerintah mengebut pengembangan Vaksin Merah-Putih dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi beserta sejumlah korporasi swasta di bidang farmasi.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  15:13 WIB
Layar menampilkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia memberikan pemaparan dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Layar menampilkan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia memberikan pemaparan dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 di Jakarta, Selasa (26/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA – Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi menjamin Vaksin Merah-Putih dapat memenuhi kebutuhan dosis vaksin seluruh populasi di Indonesia.

Kendati pengembangannya masih pada tahap awal, vaksin buatan lokal tersebut diharapkan rampung tahun ini. 

“Untuk Vaksin Merah-Putih, kalau sudah selesai uji klinis tahap ketiga dan mendapatkan emergency use authorization [EUA] dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan [BPOM], serta mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia, ini akan memenuhi kebutuhan dosis vaksinasi Tanah Air,” ujar Nadia dalam acara Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 yang diselenggarakan Selasa (26/1/2021).

Tantangan bagi pemerintah untuk menyelesaikan proses pengembangan Vaksin Merah-Putih tahun ini bukan main besarnya. Salah satu tantangan terbesarnya adalah proses pengembangan vaksin yang terlambat.

Dalam prosesnya, pemerintah mengebut pengembangan Vaksin Merah-Putih dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi beserta sejumlah korporasi swasta di bidang farmasi.

Sejumlah pihak yang terlibat, antara lain LBM Eijkman, LIPI, Universitas Indonesia, Institute Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, dan Universitas Gadjah Mada. Sementara dari sektor farmasi, pemerintah melibatkan PT Kalbe Farma Tbk., Biotis, dan Tempo Scan.

Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional sebagai pengampu pengembangan menargetkan pertengahan 2021 uji klinis Vaksin Merah-Putih rampung dan segera mendapatkan EUA dari BPOM sehingga bisa diproduksi massal pada akhir 2021.

Terkait dengan hal tersebut, Siti mengatakan pemerintah pun melakukan berbagai upaya untuk menutup gap kebutuhan dan ketersediaan vaksin sembari menunggu rampungnya Vaksin Merah-Putih.    

Acara Webinar Bisnis Indonesia Business Challenges 2021 bertajuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi dapat terselenggara berkat dukungan Otoritas Jasa Keuangan, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Kemudian, PT Bank Mayapada International Tbk., PT Bukaka Teknik Utama Tbk., PT Sumarrecon Agung Tbk., dan  PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes BPOM Vaksin Covid-19 Bisnis Indonesia Business Challenges (BIBC)
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top