Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cegah Surat Tes Covid-19 Palsu, Petugas Maskapai Cek QR Code

INACA mendukung aturan implementasi digitalisasi surat hasil tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta dan menyebut petugas maskapai akan membantu pengecekan.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 Januari 2021  |  19:06 WIB
Warga antre saat akan melakukan tes cepat (rapid test) COVID-19, di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (18/12/2020). Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali mulai Jumat (18/12) menyediakan layanan Rapid Test Antigen setelah sebelumnya telah menyediakan layanan Rapid Test Antibodi yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf - hp.\r\n
Warga antre saat akan melakukan tes cepat (rapid test) COVID-19, di area Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (18/12/2020). Pengelola Bandara Ngurah Rai Bali mulai Jumat (18/12) menyediakan layanan Rapid Test Antigen setelah sebelumnya telah menyediakan layanan Rapid Test Antibodi yang dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf - hp.\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mendukung aturan implementasi digitalisasi surat hasil tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta untuk mencegah berulangnya kejadian pemalsuan dokumen kesehatan oleh penumpang pesawat.

Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja menuturkan maskapai nasional akan ikut mendukung kemudahan pelaksanaan protokol kesehatan guna mewujudkan penerbangan sehat.

“Petugas maskapai akan membantu pengecekan QR Code calon penumpang pesawat,” ujarnya, Kamis (21/1/2020).

Hal senada, Direktur Utama Farma Lab Arie Genipa dan Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika Adil Fadilah Bulqini menegaskan penyedia fasilitas kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta siap menjalankan digitalisasi surat hasil tes Covid-19 dengan langsung mengirim surat hasil tes ke aplikasi Electronic Health Alert Card (eHAC).

Tak hanya itu Kepala Satgas Udara Penanganan Covid-19 Kolonel Pas MA. Silaban (TNI AU) mengatakan pemeriksaaan secara digital sebagai upaya menutup ruang beredarnya surat hasil tes Covid-19 palsu.

Dia juga mengimbau agar calon penumpang pesawat berhati-hati terhadap penipuan terkait surat tes palsu, tidak tergoda bujuk rayu oknum yang menjanjikan surat tes palsu, dan jangan melakukan pemalsuan surat tes.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menekankan penerapan digitalisasi surat hasil tes Covid-19 penting untuk pertama kali dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan jangkar penerbangan domestik di mana sebagian besar penumpang pesawat berangkat dari sini untuk menuju bandara lain di Tanah Air.

Digitalisasi Dokumen Kesehatan eHAC untuk Keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta telah disepakati oleh sejumlah pihak yakni PT Angkasa Pura II (Persero) sebagai operator Bandara Soekarno-Hatta, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan (KKP Kemenkes), Satgas Udara Penanganan Covid-19, Penyedia fasilitas tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta (Farma Lab & Kimia Farma Diagnostika), Maskapai (Garuda Indonesia, Citilink Indonesia, Batik Air, Lion Air, Sriwijaya Air, NAM Air, AirAsia Indonesia, Airfast), Pendukung aplikasi E-HAC milik Kemenkes (Vaksinku & Paspor Sehat) serta PT Gapura Angkasa sebagai pihak ground handling.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top