Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Onderdil Mobil Sayangkan Komponen Sepeda Masih Banyak Impor

Industri komponen otomotif menyayangkan banyaknya komponen sepeda yang belum diproduksi di dalam negeri. Pemerintah diminta serius mendorong perkembangan industri komponen sepeda. Salah satunya melalui jalur perumusan regulasi yang mendukung.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 20 Januari 2021  |  09:00 WIB
Sebagian komponen sepeda.  - RodaLink
Sebagian komponen sepeda. - RodaLink

Bisnis.com, JAKARTA — Industri komponen otomotif menyayangkan banyaknya komponen sepeda yang belum diproduksi di dalam negeri. Pemerintah diminta serius mendorong perkembangan industri komponen sepeda. Salah satunya melalui jalur perumusan regulasi yang mendukung.

Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Industri Kecil-Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) Wan Fauzi mengatakan ke depan pengembangan komponen sepeda akan sangat tergantung dari regulasi yang diracik pemerintah itu sendiri.

Pasalnya, tanpa kewajiban produsen menyerap material lokal maka akan sulit industri dalam negeri bersaing dengan produk impor.

"Bisa melalui TKDN mungkin, kalau tidak ada instrumen regulasi akan sulit. Sekarang istilahnya membuat sendiri itu mahal lalu impor tidak dilarang dan murah jadi pilih impor saja," katanya kepada Bisnis, Selasa (19/1/2021).

Fauzi mengemukakan karakteristik pengelolaan industri dalam negeri, biasanya tidak menyadari akan kemampuannya sendiri dalam menciptakan produk. Padahal jika disadari sering kali bahkan produk lokal tidak kalah kualitasnya dengan produk impor.

Selanjutnya, tentu fasilitas pembiayaan atau subsidi modal lain yang harus diberikan pada industri yang akan memulai produksi sebagai produk subtitusi impor.

Adapun Fauzi yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Ganding Toolsindo memang awal tahun ini berencana merilis produk sepeda. Dia mengaku mengalami kesulitan untuk mulai melakukan produksi massal sepeda mengingat orderan komponen untuk otomotif yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

"Karena perusahaan saya masih kesulitan cashflow akibat bahan baku untuk komponen otomotif mahal dan sulit. Jadi, rencana mass product sepeda nanti dulu sebab akan membutuhkan dana lagi jika dimulai sekarang nutupin yang otomotif dulu," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Industri Komponen Sepeda Nasional
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top