Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kebutuhan Vaksin Covid-19 Jadi 426 Juta Dosis, Ini Hitungannya

Saat ini pemerintah juga sedang memfinalisasi kontrak vaksin dengan Pfizer (Amerika Serikat) agar bisa melengkapi kontrak pasti menjadi 329 juta.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 12 Januari 2021  |  16:18 WIB
Petugas kesehatan di RSUD Wangaya, Denpasar sedang melakukan simulasi penyuntikan vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021) - Istimewa
Petugas kesehatan di RSUD Wangaya, Denpasar sedang melakukan simulasi penyuntikan vaksin Covid-19, Jumat (8/1/2021) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kebutuhan vaksin Covid-19 di Indonesia menjadi 426 juta dosis yang ditargetkan untuk 181 juta orang.

Dalam rapat bersama Komisi IX DPR pada Selasa (12/1/2021), Menkes Budi memaparkan kebutuhan vaksin Covid-19 bagi seluruh populasi di Indonesia. 

Dia menyebutkan jumlah penduduk Indonesia mencapai 269 juta. Adapun orang berusia di atas 18 tahun mencapai 188 juta. 

Masing-masing orang akan membutuhkan 2 dosis atau dua kali suntik vaksin. Dengan memasukkan buffer atau wastage rate sebesar 15 persen dan asumsi efficacy rate sebesar 60 persen, maka muncul hasil kebutuhan vaksin sebesar 426 juta dosis untuk 181 juta orang.

Jumlah penduduk ≥ 18 tahun yang bisa divaksin (juta jiwa)
Jumlah Penduduk Total269,6
Jumlah pendudul >18 tahun188,7
Eksklusi (ibu hamil, terpapar Covid-19, komorbid tidak terkontrol7,2
Jumlah penduduk ≥ 18 tahun yang bisa divaksin181,5

 

“Indonesia sendiri rebutan dengan negara besar di dunia. Posisi sekarang, kontrak yang pasti ada sekitar 270 juta dosis dari kebutuhan 426 juta dosis,” katanya.

Saat ini pemerintah sedang memfinalisasi kontrak vaksin dengan Pfizer (Amerika Serikat) agar bisa melengkapi kontrak pasti menjadi 329 juta.

Adapun dari lini kontrak vaksin yang masih dalam status opsi berasal dari COVAX GAVI yang gratis. Tetapi, angkanya belum pasti.

“Kalau kita bisa [dapat] konfirmasi mendapat [vaksin] semaksimal mungkin dari COVAX GAVI maka kita akan mengurangi kontrak yang berbayar, tetapi kalau tidak dapat, kita akan ambil yang berbayarm,” ungkapnya. 

Saat ini COVAX GAVI menjanjikan sekitar 54 juta dosis untuk Indonesia. Hingga 2 hari yang lalu, masih  ada kemungkinan bisa ditingkatkan menjadi 108 juta dosis. 

Dengan demikian, total vaksin dengan status kontrak dan opsi sudah mencapai 663 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sinovac Vaksin Covid-19 Distribusi Vaksin
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top