Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Proses Pencairan FLPP Hitungan Jam, Ini Reaksi Asosiasi Pengembang

Proses pencairan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) kini hanya dalam waktu hitungan jam. Begini reaksi asosiasi pengembang atas kebijakan PPDPP tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  10:32 WIB
Foto udara salah satu komleks perumahan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat./Bisnis - Rachman
Foto udara salah satu komleks perumahan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat./Bisnis - Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) menyambut baik program pemerintah mengenai rumah bersubsidi sepanjang 2021 terutama percepatan proses penacairan FLPP yang hanya dalam hitungan jam.

Wakil Ketua Umum DPP REI Umar Husin memberikan apresiasi dan menyambut baik berbagai program kerja yang telah dipersiapkan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP), lembaga di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk tahun ini.

“Selama 3 tahun belakangan sepak terjang PPDPP semakin baik dan kamia merasakannya," ungkapnya melalui keterangan tertulis.

Menurut Umar itu, proses pencairan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang kini hanya dalam waktu hitungan jam sangat membantu cashflow para pengembang perumahan.

Pemerintah melalui PPDPP mengalokasikan dana bantuan pembiayaan perumahan FLPP tahun ini sebesar Rp19,1 triliun untuk 157.500 unit rumah.

Untuk memastikan target tersebut tercapai, PPDPP telah mempersiapkan diri dengan berbagai infrastruktur teknologi.

PPDPP memastikan Standar Level Agreement (SLA) pencairan FLPP yang diajukan bank pelaksana melalui Sistem e-FLPP 2.0 saat hanya memerlukan waktu hitungan beberapa jam, didukung peningkatan sistem host to host dengan bank pelaksana yang telah sepenuhnya secara otomatis dan elektronik.

Sebelumnya jumlah bank pelaksana yang menyalurkan dana FLPP tahun 2021 ini masih lebih sedikit, 30 bank, dibandingkan dengan tahun lalu 42 bank. Namun, awal 2021 ini PPDPP masih membuka peluang kepada bank-bank lain untuk segera bergabung jika sudah memenuhi standar dan persyaratan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan flpp

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top