Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kementan Gelar Operasi Pasar, Harga Kedelai Dilepas Rp 8.500 per Kg

Kementerian Perdagangan menyebut penyebabnya adalah harga kedelai internasional yang meningkat akibat lonjakan permintaan dari Cina ke negara produsen, Amerika Serikat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  11:56 WIB
Pekerja menyortir kedelai yang baru tiba di gudang penyimpanan di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pekerja menyortir kedelai yang baru tiba di gudang penyimpanan di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (19/2/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pertanian meluncurkan operasi pasar untuk menekan harga kedelai di pasaran yang saat ini mengalami kenaikan.

Dalam operasi pasar ini, kedelai akan dijual ke pengrajin seharga Rp 8.500 per kilogram (kg) dan diupayakan bertahan selama 100 hari ke depan.

"Ini agenda SOS, bagaimana kondisi ini kami pulihkan, ada keseragaman, minimal pasokan kedelai tidak terganggu," kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam acara peluncuran di sentra produksi tahun tempe di Komplek KOPTI, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, dikutip tempo.co, Kamis (7/1/2021).

Sebelumnya, harga kedelai di pasaran naik dari semula Rp 6.500 menjadi Rp 9.500. Kementerian Perdagangan menyebut penyebabnya adalah harga kedelai internasional yang meningkat akibat lonjakan permintaan dari Cina ke negara produsen, Amerika Serikat.

Akibatnya, produsen tahu dan tempe sempat mogok beberapa hari sampai 3 Januari 2020. Di beberapa rumah makan, ada yang tetap menjual tahu tempe dengan harga lebih mahal, ada juga yang memilih tidak menjual sama sekali.

Namun, Selasa hari ini (7/1/2021), para pengrajin di Semanan telah kembali memproduksi tahu tempe.

Adapun dalam operasi pasar ini, kedelai tidak berasal dari gudang Kementan, tapi milik para importir. Pada Selasa, (5/1/2021), Kementan mengadakan pertemuan antara Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo) dan Gabungan Koperasi Tahu Tempe (Gakoptindo) untuk membahas masalah kenaikan harga kedelai ini.

Hasilnya, para importir sepakat untuk menjual kedelai kepada para pengrajin dengan harga Rp 8.500 per kg. Ada sejumlah importir yang nantinya terlibat dalam operasi pasar. Tapi khusus hari ini, importir yang terlibat adalah PT FKS Multi Agro Tbk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementerian pertanian operasi pasar harga kedelai

Sumber : Tempo.co

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top